BOGOR, CEKLISSATU - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, menargetkan 9.000 orang pada Gebyar Adminduk untuk pelayanan administrasi kependudukan pada Februari mendatang.
Dengan misi one day service atau satu hari pelayanan selesai, Gebyar Adminduk tersebut rencananya akan digelar selama lima hari pada 21 hingga 25 Februari 2023.
"Sasaran kami sebanyak 9.000 orang selama 5 hari tersebut dengan hitungan per hari sekitar 1.800 orang. Ini one day service ya, satu hari jadi," ujar Kadisdukcapil Kabupaten Bogor, Bambang Setiawan usai rapat persiapan gelaran Gebyar Adminduk di Aula Lantai Tiga Kantor Disdukcapil, Kamis 12 Januari 2023.
Pada Gebyar Adminduk tersebut, Disdukcapil Kabupaten Bogor melayani semua jenis administrasi kependudukan. Mulai dari pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), KTP, Akta Kelahiran dan lainnya.
Baca Juga : Soal Pabrik Tesla di Indonesia, Elon Musk: Hati-Hati Salah
Menurut Bambang, Gebyar Adminduk merupakan upaya pihaknya untuk memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
"Untuk memaksimalkannya, kami juga bekerjasama dengan Ditjen Dukcapil dan juga Disdukcapil Jawa Barat. Mereka akan membantu kami. Bahkan Ditjen Dukcapil akan memberikan pasokan blanko e-KTP yang telah kami minta," jelasnya.
Tak hanya itu, dalam kegiatan itu pula, Disdukcapil Kabupaten Bogor melibatkan sejumlah elemen. Mulai dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), Satpol PP dan pihak lain yang berkaitan.
Kata Bambang, keterlibatan sejumlah elemen tersebut agar Gebyar Adminduk berjalan sukses tanpa ekses seperti yang diharapkan.
"Untuk kesiapannya sudah kami rancang termasuk jumlah personel atau petugas yang akan melayani. Terlebih Ditjen Dukcapil pun akan membantu membuka pelayanan. Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat," tutur Bambang.
ERUL
Comment