BOGOR, CEKLISSATU – Pasangan calon Wali Kota Bogor Dokter Rayendra dan wakilnya Eka Maulana menunjukkan konsistensinya dalam acara keagamaan.
Konsistensi Dokter Rayendra dalam menghadiri acara keagaman menunjukkan kedekatannya dengan ulama dan masyarakat.
Terbaru, Dokter Rayendra bersama istri menghadiri undangan acara Haul dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tahur, Bogor Timur, Minggu 6 Oktober 2024 kemarin.
Baca Juga : Sportama ITF J30 Jakarta Raih ITF Tournament Recognition Award 2024
Maulid Nabi Muhammad SAW itu diselenggarakan oleh Majelis Dakwah Ikrama dan turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Front Persatuan Islam Kota Bogor, Ust. Asep Abdul Qodir.
“Hanya Dokter Rayendra satu-satunya calon walikota yang mau mendatangi pengajian-pengajian bersama warga. Beliau adalah calon yang sangat dekat dan cinta ulama,” ujar Ust. Asep Abdul Qodir.
Dalam kegiatan itu, Dokter Rayendra juga memperkenalkan dirinya serta menyampaikan sejumlah program unggulan yang telah disiapkannya untuk masyarakat Bogor.
Baca Juga : Terima Uang Setoran Pungli Pedagang Pasar Tumpah Merdeka, Pria Ini Ditangkap Polisi
Salah satunya adalah rencana untuk memberikan bantuan hibah kepada pesantren sebesar Rp50 juta per tahun sebagai bentuk komitmen untuk memajukan pendidikan keislaman di Kota Bogor.
“Dukungan pendidikan keislaman adalah salah satu prioritas kami. Saya ingin memastikan pesantren-pesantren di Bogor mendapatkan perhatian dan dukungan agar bisa terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak generasi yang berkualitas,” tutur jebolan S3 IPB University itu.
Ust. Asep Abdul Qodir menegaskan, bahwa jika ingin memilih pemimpin yang mencintai ulama dan dekat dengan umat, maka Dokter Rayendra adalah jawabannya.
Baca Juga : Kavitha Tak Temui Kesulitan di Kejuaraan Dunia Junior 2024
“Cinta ulama, pilih Nomor 5,” ujar Ust. Asep Abdul Qodir menutup acara dengan penuh semangat.
Dengan konsistensi dan kedekatannya kepada para ulama dan masyarakat, Dokter Rayendra diyakini sebagai calon yang mampu membawa perubahan positif bagi Kota Bogor, khususnya dalam bidang pendidikan keislaman dan kesejahteraan sosial.