BOGOR, CEKLISSATU - Dukungan terhadap pasangan calon (Paslon) Atang Trisnanto dan Annida Allivia terus mengalir menjelang Pilkada Kota Bogor 2024.
Kali ini, Aliansi Pengusaha Bogor (APB) secara resmi menyatakan dukungannya untuk pasangan nomor urut 2 Atang Trisnanto dan Annida Allivia di Pilkada.
Dukungan dari APB ini semakin memperkuat simpul suara Atang Trisnanto dan Annida Allivia yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Ummat, dan PKN dalam kontestasi Pilkada 2024.
Baca Juga : Pasar Jambu Dua jadi Contoh Pasar Tradisional Modern, Ketua DPRD Bilang Begini
Ketua Pelaksana APB Dwitri Roswita Sari menegaskan, kesiapan APB untuk menghimpun jaringan para pengusaha di berbagai sektor dalam memenangkan Atang Trisnanto dan Annida Allivia sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2024-2029 serta Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie sebagai Gubernur Jawa Barat pada Pilkada 27 November 2024.
"Kami siap menjalin kolaborasi antara pengusaha dan Pemerintah Kota Bogor untuk kemajuan ekonomi serta memajukan enterpreneur muda di Kota Bogor dan Jawa Barat," ujar Dwitri usai deklarasi dukungan terhadap Atang Trisnanto dan Annida Allivia di Teras Dara Restauran, Kamis 17 Oktober 2024.
Sementara itu Atang Trisnanto mengapresiasi dukungan dari para pengusaha Kota Bogor tersebut.
Baca Juga : Timnas U17 Umumkan 23 Pemain untuk Kualifikasi Piala Asia U17 2025
Ia menekankan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha untuk menggerakkan roda perekonomian.
"Pengusaha, serta pelaku UMKM sangat penting bagi Kota Bogor ke depan. Kami berharap, ada kolaborasi yang baik antara pemerintah dan dunia usaha untuk menghasilkan Kota Bogor yang lebih maju dan meningkatkan pendapatan masyarakat," kata Atang.
Dikatakan Atang, pihaknya berencana memprioritaskan sektor pariwisata, khususnya pariwisata lingkungan, keluarga, dan budaya, sebagai unggulan Kota Bogor di masa mendatang.
Baca Juga : 5.000 Kali Atang Menyapa Warga, Bekal 9 Program Misi Bogor Nyaman Hidupnya
Dengan konsep tersebut, mereka berharap dapat menjaga kelestarian lingkungan dan budaya, sekaligus memajukan sektor ekonomi lokal.
"Kami akan membangun 68 destinasi wisata baru dan 4 kawasan wisata unggulan, didukung oleh sistem transportasi, komunikasi, dan infrastruktur lainnya. Semoga ini bisa mendongkrak ekonomi lokal, termasuk usaha kuliner, transportasi, dan usaha kreatif," katanya.