BOGOR, CEKLISSATU- Shofie Nurul Lailie, mahasiswa Program Studi Sains Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor, Telah menjalani program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di UMKM online shop Razasock, sebuah usaha yang bergerak di bidang penjualan kaos kaki. Kegiatan KKL ini berlangsung di Ciawi, Kabupaten Bogor, pada 14 Juli – 16 Agustus 2025.
Selama kegiatan KKL, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai strategi komunikasi digital melalui WhatsApp Business. Pembelajaran mencakup pemanfaatan fitur katalog produk, balas cepat, labelisasi pesan, serta strategi komunikasi dua arah untuk membangun kedekatan dengan pelanggan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis, tetapi juga menambah wawasan praktis tentang bagaimana UMKM menjaga interaksi yang efektif dengan konsumen di era digital.
Salah satu mahasiswa peserta KKL Universitas Djuanda Bogor, Shofie Nurul Lailie, menjelaskan pentingnya memahami komunikasi digital secara menyeluruh, bukan sekadar promosi.
“Melalui KKL di Razasock, saya memahami bahwa WhatsApp Business bukan hanya soal promosi, tetapi juga mendengarkan pelanggan, menyesuaikan gaya komunikasi, dan menjaga interaksi yang berkelanjutan. Hal ini sangat bermanfaat sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja,” ungkap Shofie.
Razasock sendiri telah memanfaatkan WhatsApp Business sejak awal operasionalnya sebagai kanal utama interaksi. Hampir seluruh aktivitas bisnis, mulai dari pemesanan, konfirmasi pembayaran, hingga layanan purna jual, dijalankan melalui aplikasi tersebut. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kepuasan sekaligus loyalitas pelanggan.
Owner Razasock Dian Ashari, menilai bahwa pengalaman praktik di lapangan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa.
“Melalui keterlibatan langsung dengan UMKM, mahasiswa dapat melihat bagaimana teori komunikasi diterapkan dalam praktik nyata. Hal ini membekali mereka dengan keterampilan relevan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” jelasnya.
Program KKL ini diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan profesionalisme sekaligus kesiapan menghadapi tantangan industri komunikasi yang terus berkembang.