TANGERANG, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berkomitmen menyiapkan generasi muda yang tangguh dan bebas narkoba melalui penerapan program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dan KIE Digital. 

Kolaborasi bersama BNN, Kemenag, dan Dinas Pendidikan ini menjadi langkah konkret memperkuat pendidikan karakter di sekolah dan madrasah agar nilai hidup sehat serta sikap anti narkoba tertanam sejak dini.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan, pentingnya kolaborasi lintas sektor membentengi anak muda dari ancaman narkoba.

Baca Juga: Bupati Bogor Pastikan Bakal Tindak Tegas Pejabat yang Terindikasi Memakai Narkoba
 
"Generasi muda adalah harapan bangsa dan kelompok yang paling rentan terhadap narkoba. Pendidikan harus menjadi benteng pertama. Pemkot Tangerang berkomitmen penuh mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba," tegas Sachrudin dikutip dari keterangannya, Selasa (28/10/2025).
 
Komitmen itu juga tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 1 Tahun 2023. 

Melalui IKAN, nilai hidup sehat dan anti narkoba diintegrasikan ke dalam proses belajar mengajar, sehingga pelajar tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga terbiasa berpikir kritis dan bertindak bijak.

Baca Juga: Fokus Pembinaan Ideologi Pancasila Generasi Muda dan Ormas,  Strategi Kesbangpol Perkuat Stabilitas Sosial
 
"Sekolah memiliki peran besar membentuk karakter anak. Saya mengajak guru kreatif menanamkan nilai anti narkoba lewat pelajaran, kegiatan, maupun contoh nyata. Ajak siswa berani berkata tegas ‘Tidak untuk Narkoba!’" tambahnya.
 
Program IKAN diperkuat dengan KIE Digital, membuat pesan pencegahan narkoba tersampaikan lebih luas, interaktif, dan sesuai perkembangan zaman.
 
"Integrasi kurikulum ini adalah gerakan bersama menyiapkan generasi Kota Tangerang yang tangguh, berkarakter, dan bebas narkoba," ujar Sachrudin.