BOGOR, CEKLISSATU — Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMA-AP) sukses menggelar program “Sekolah Penulisan” pada pertemuan pertama Kamis, 8 Mei 2025. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat wawasan mahasiswa terkait teknik penulisan karya ilmiah dan penanaman nilai-nilai etika akademik dalam proses penulisan.
Mengangkat tema “Karya Tulis Ilmiah: Pengantar dan Etika Akademik”, kegiatan ini menghadirkan Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P., sebagai pemateri utama. Beliau menyampaikan berbagai konsep dasar penulisan ilmiah, pendekatan metodologi penelitian, serta pentingnya etika dalam dunia akademik.
Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:
Pendekatan Penelitian:
Dalam metode kuantitatif, data dikumpulkan dari responden, sedangkan dalam pendekatan kualitatif, data diperoleh dari informan. Pemilihan pendekatan ini menentukan metode yang akan digunakan, termasuk kemungkinan penerapan metode gabungan (mixed method). Teknik pengumpulan data mencakup penggunaan angket dan kuesioner.
Baca Juga: Pemkot Bogor Bakal Revitalisasi GOR Pajajaran, Segini Anggarannya
Alat Analisis Data:
Pengolahan data kuantitatif dilakukan dengan bantuan SPSS, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan NVivo.
Penyajian dan Interpretasi Data:
Data dianjurkan disajikan dalam bentuk tabel atau grafik agar lebih mudah dipahami dan dianalisis. Kemampuan membaca dan menginterpretasikan grafik menjadi keterampilan penting karena informasi tersebut dapat digunakan oleh berbagai pihak dan berdampak luas di masyarakat.
Struktur Variabel Penelitian:
Variabel dalam penelitian dikembangkan menjadi dimensi, indikator, hingga item. Contohnya, dalam teori implementasi kebijakan Edward III, variabel dapat terdiri dari dimensi seperti komunikasi dan disposisi, yang selanjutnya dijabarkan ke item-item rinci, seperti sejauh mana informasi program disampaikan dengan jelas.
Etika dalam Penulisan Ilmiah:
Plagiarisme ditegaskan sebagai pelanggaran berat dalam dunia akademik. Etika akademik adalah bentuk tanggung jawab intelektual, termasuk dalam hal mencantumkan kutipan menggunakan gaya APA dan melakukan parafrase tanpa mengubah makna dari sumber asli.
Sesi diskusi terbuka yang digelar di akhir acara berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Para peserta menunjukkan minat yang tinggi untuk memahami lebih dalam teknik serta etika penulisan karya ilmiah.
Melalui program ini, HIMA-AP berharap dapat mencetak mahasiswa yang tidak hanya terampil dalam menulis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas akademik.