BANDUNG, CEKLISSATU.COM – Gelombang kritik terhadap pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jawa Barat terus bergulir. 

Menyusul berbagai polemik dan keluhan masyarakat, DPRD Jabar kini didesak membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut serta mengevaluasi pelaksanaan SPMB secara menyeluruh guna memastikan transparansi dan keadilan bagi calon peserta didik.

Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Yomanius Untung menjelaskan, pembentukan pansus itu tidak dalam ranahnya Komisi V, sehingga pihaknya tidak bisa memutuskan.

Baca Juga: Banyak Keluhan SPMB, DPRD Jawa Barat Dorong Verifikasi Ulang Secara Transparan

“Pansus itu bukan wilayah Komisi. Kami itu ada di urusan rapat kerja dan kemudian menyampaikan rekomendasi (ke pimpinan.red),” katanya, Selasa (23/6/2026)

Untung menjelaskan, keputusan pembentukan pansus itu ada di tangan para anggota DPRD ataupun keputusan fraksi yang ada di DPRD Jawa Barat. 

“Keputusan pansus diserahkan kepada Anggota DPRD atau fraksi. Jadi sudah di luar Komisi,” jelasnya.

Baca Juga: SPMB 2026 RAMAH untuk Semua, Disdik Kabupaten Bogor Buka Helpdesk hingga Masa Pendaftaran Berakhir

Namun untung juga menegaskan bahwa usulan itu juga telah dikoordinasikan dengan Pimpinan DPRD langsung. “Nanti pimpinan akan menyampaikan di rapat pimpinan menyikapi usulan tersebut,” cetusnya.

Di sisi lain, Komisi V dalam waktu dekat akan kembali memanggil pihak Dinas Pendidikan untuk membahas berbagai sengkarut pelaksanaan PCMB maupun SPMB.

“Secepatnya setelah reses, sembari mereka (Disdik.red) juga tengah sibuk dalam pelaksanaan SPMB,” katanya.