Wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto sebelumnya menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat sipil. Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) menyuarakan penolakan dengan alasan masih adanya catatan pelanggaran hak asasi manusia di masa pemerintahannya.
Namun di sisi lain, sejumlah tokoh dan organisasi menilai jasa Soeharto dalam bidang pembangunan, pertanian, ekonomi, dan pendidikan layak diberikan penghargaan negara tertinggi tersebut.