BALI, CEKLISSATU – Forum Komunikasi Dosen (FKD) Bali berhasil menggelar Webinar Nasional bertajuk “Peningkatan Profesionalisme Diri di Era Society 5.0” pada Selasa, 29 Oktober 2024. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari ratusan peserta dosen FKD yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia, dengan tujuan memperkuat peran dosen dalam mengembangkan profesionalisme dan inovasi di era digital.
Dr. A.A.A. Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.H., M.M., selaku Dewan Penasehat FKD Bali, berharap agar FKD Bali bisa menjadi inspirasi bagi FKD di seluruh Indonesia dalam berkontribusi pada Tridharma Perguruan Tinggi.
“Webinar ini diharapkan menjadi ajang peningkatan kompetensi diri bagi para dosen di era Society 5.0,” ungkapnya.
Ketua FKD Bali, Ni Putu Gatriyani, S.Pd., M.Pd.H., menekankan pentingnya peran dosen sebagai pendidik, peneliti, dan penggerak inovasi dalam menghadapi tantangan Society 5.0.
“Tantangan ini menuntut kita untuk tetap menjaga etika dan moral, sekaligus memadukan teknologi dengan kualitas kemanusiaan,” tambahnya.
Baca Juga : Peringati Hari Sumpah Pemuda, PLN Peduli Beri Dukungan UMKM yang Dikelola Kaum Muda
Ketua Umum DPP FKD Indonesia, Raden Minda Kusumah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi antar dosen di seluruh Indonesia dapat menjadi wadah pengembangan diri dan kolaborasi untuk Tridharma Perguruan Tinggi.
“FKD di 38 provinsi harus mampu menjadi wadah untuk menghasilkan inovasi dan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan materi, A.A. Gde Gria Pemecutan, S.E., M.M., dari LLDIKTI VIII Bali mengingatkan pentingnya kelengkapan data rumpun ilmu dosen di akun SISTER masing-masing. Menurutnya, langkah ini mendukung tata kelola pendidikan tinggi yang lebih terstruktur.
Prof. Dr. I Nyoman Yoga Segara dari UHN I Gusti Bagus Sugriwa Bali menyampaikan
“Strategi yang tepat dalam penyusunan proposal akan mempermudah proses pengajuan dan meningkatkan peluang hibah penelitian.” Ia menekankan pentingnya inovasi dan pemahaman mendalam dalam penyusunan proposal penelitian.
Dr. Gede Hendri Ari Susila, S.Pd., M.Or., dosen STKIP Agama Hindu Singaraja Bali, berbagi praktik terbaik dalam penyusunan proposal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
“Dosen harus memperhatikan kesesuaian format proposal dan bobot tantangan intelektual dalam proposal PKM untuk menghasilkan program yang inovatif dan bermanfaat,” jelasnya.
Acara yang dipandu oleh moderator Komang Trisnadewi, S.S., M.Hum., serta MC Ni Komang Mela Tri Utari, S.E., M.M., berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang menarik dari peserta.
Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari dukungan tim panitia yang diketuai I Nyoman Buda Asmara Putra, M.I.Kom., dengan Dr. Ni Made Muliani, S.Pd., M.Pd., sebagai sekretaris.
(Febrian Batara Aditya Rahman)