“Menolak kekerasan seksual berarti membela martabat manusia, menolak narkotika berarti menjaga nalar dan masa depan bangsa, sementara menolak pinjaman online ilegal dan judi online berarti melawan eksploitasi digital dan membela kedaulatan ekonomi generasi,” tambahnya.
Baca Juga: FISIP Unida Ikuti International Conference di Malaysia, Perkuat Kerja Sama Akademik Internasional
Kelompok KKN Bina Desa Unida itu juga menyadari bahwa tantangan zaman hanya bisa dihadapi dengan sikap kritis, kolaborasi, dan integritas.
“Kami memilih untuk menjadi bagian dari solusi, bukan korban atau pelaku dalam degradasi moral,” ujarnya.
Sosialisasi ini merupakan wujud nyata dari seruan untuk konsolidasi etis dan intelektual di semua lini, melalui pendidikan nilai, kebijakan progresif, serta penguatan komunitas yang berbasis solidaritas dan keadaban.
Baca Juga: Jalin Kerja sama Lanjutan, UNIDA dan Fatoni University Kembangkan Program Kolaboratif Internasional
"Masa depan tidak akan dimenangkan oleh mereka yang apatis, tetapi oleh mereka yang sadar, berani, dan bertanggung jawab," tutupnya.
(Angga)