BOGOR, CEKLISSATU - Buku Komunikasi Pembangunan: Menyuarakan yang Tak Didengar resmi diluncurkan di Auditorium Andi Hakim Nasoetion IPB University pada Rabu (30/4/2025). Buku ini merupakan hasil kolaborasi Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) IPB University dengan Forum Komunikasi Pembangunan Indonesia (FORKAPI).
Buku yang berisi 19 Bab ini ditulis oleh 30 orang yang terdiri dari peneliti, akademisi, wartawan, dan praktisi komunikasi pembangunan. Dalam orasi ilmiah peluncuran buku, Dr. Djuara P. Lubis menyampaikan bahwa Komunikasi Pembangunan (KMP) IPB memiliki 4 ciri utama yakni Berpihak, Berteori, Pragmatis dan Transdisiplin.
Baca Juga: Temu Ilmiah Komunikasi Pembangunan Bahas 17 Tema Komunikasi Pembangunan
"Setelah saya membaca semua disertasi yang ada di IPB saya menyatakan bahwa KMP bukan ilmu kepanjangan tangan dari elite ke golongan bawah, justru KMP lahir dari masalah pembangunan, ketidakberdayaan masyarakat sehingga KMP berpihak kepada masyarakat yang tidak berdaya itu. Sehingga kata-kata yang sering muncul dalam penelitian KMP adalah partisipasi, orang kecil, konvergensi sehingga sangat penting untuk Menyuarakan yang Tak Didengar," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Djuara P. Lubis juga menyampaikan bahwa buku yang berisi 500 halaman ini menceritakan kumpulan penelitian yang terdiri dari 17 Tema Komunikasi Pembangunan, 9 Metodologi dan 7 Arena.
Meluncurkan secara bersama-sama, Ketua Umum FORKAPI Dr. David Rizar Nugroho, M.Si., mengapresiasi semua penulis, editor, desain dan penerbit yang sudah berjuang dan bersusah payah dalam menerbitkan Buku Komunikasi Pembangunan: Menyuarakan yang Tak Didengar.
Baca Juga: Ketua ASPIKOM Indonesia Apresiasi Komunikasi Pembangunan IPB University
"Seingat saya KMP pertama punya buku tahun 1988 karya Bapak Amri Jahi dan perlu waktu 37 tahun berikutnya untuk meluncurkan Buku kedua tahun 2025. Semoga bisa jadi referensi untuk semua kalangan. Terima kasih Prodi KMP dan Departemen SKPM IPB, FORKAPI siap bersinergi terus," katanya.
Turut hadir dalam kegiatan: Ketua ASPIKOM Indonesia Dr. Bekti Istiyanto, M.Si., Ketua Departemen SKPM Prof. Dr. Ir. Anna Fatchiya, M.Si., Kepala Divisi Komunikasi dan Penyuluhan Prof. Dr. Ir. Sumardjo, MS., Kepala Program Studi (Podi) Komunikasi Pembangunan (KMP) Dr. Ir. Sarwititi Sarwoprasodjo, MS., Kepala Prodi KMP Pertama Dr. Amri Jahi, Kepala P2SDM IPB University Prof. Dr. H. Amiruddin Saleh, MS., Jajaran Pengurus Forum Komunikasi Pembangunan Indonesia (FORKAPI) dan Dosen Senior Prof. Dr. Ir. Pudji Mulyono M.Si.