"Dengan integrasi 5G dan AI, kami berharap mAIkroskop dapat membantu mempercepat dan menstandarkan proses analisis,” tambahnya.
 
Ia menyebutkan, keikutsertaan dalam kompetisi internasional tersebut memberikan perspektif baru mengenai penerapan teknologi digital. 

“Mengikuti hackathon ini memberikan pengalaman berharga dan memperluas wawasan kami mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan nyata. Saya bangga dapat membawa nama FTUI dan mendapatkan apresiasi dari para juri," terangnya.

Baca Juga: Mahasiswa FISIP Unida Edukasi Warga Laladon untuk Cegah Stunting
 
Sementara itu Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan menilai keberhasilan Thegar dan MAIKRO Team sebagai cerminan kualitas mahasiswa FTUI yang mampu merespons kebutuhan industri global melalui inovasi yang relevan dan adaptif. 

“Prestasi Thegar dan MAIKRO Team mencerminkan kualitas mahasiswa FTUI yang mampu membaca kebutuhan industri dan menghadirkan inovasi yang relevan," ucapnya. 

"Integrasi 5G dan AI dalam mAIkroskop adalah langkah maju yang menunjukkan kesiapan generasi muda dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi,” jelasnya.
 
Prof. Kemas juga menegaskan komitmen FTUI dalam menciptakan ekosistem inovasi yang mendukung mahasiswa untuk terus berkembang. 

Baca Juga: Peringati Deklarasi Djuanda, UNIDA Gelar DICAS dan DICSS 2025 Perkuat Kolaborasi Ilmiah Internasional untuk Pembangunan Berkelanjutan

FTUI akan terus memberi ruang bagi mahasiswa untuk berkreasi, berkolaborasi, dan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Kami bangga atas capaian ini dan berharap muncul lebih banyak inovasi yang membawa manfaat bagi masyarakat luas," bebernya.