BOGOR, CEKLISSATU – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Turnamen Biliar Antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Bupati Cup 2026 di Ninja Billiard, Cibinong Square, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 ini berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai instansi di lingkungan Pemkab Bogor.

Turnamen biliar nomor 9-ball tersebut diikuti oleh 191 peserta dari 59 instansi, mulai dari SKPD, kecamatan, badan, BUMD, hingga RSUD. Suasana kompetisi berlangsung penuh semangat sportivitas dan kebersamaan antar aparatur sipil negara (ASN).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dalam memeriahkan HJB ke-544, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarpegawai di lingkungan pemerintahan.

Baca Juga: POBSI DKI Jakarta Turnamen Dukung Antarwartawan dan Kategori Umum Siwo Jaya

“Turnamen Bupati Cup 2026 ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Jadi Bogor ke-544. Selain untuk memeriahkan HJB, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta membangun semangat hidup sehat di kalangan ASN,” ujar Rudy.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor sekaligus Ketua Panitia, Arif Rahman, menjelaskan olahraga biliar dipilih karena memiliki filosofi ketepatan dan fokus yang relevan dengan kinerja ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Hari ini kita lakukan turnamen biliar 9-ball antar ASN sebagai rangkaian Hari Jadi Bogor. Selain mempererat tali silaturahmi, kita juga ingin menciptakan ASN yang memiliki kinerja tinggi. Filosofinya olahraga biliar ini kan ketepatan, sehingga teman-teman diharapkan lebih fokus dalam bekerja di Pemerintah Kabupaten Bogor,” ungkap Arif Rahman.

Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan piala, sertifikat, dan uang pembinaan bagi para pemenang. Bahkan, khusus juara dari kalangan ASN akan dipersiapkan menjadi perwakilan Kabupaten Bogor pada ajang Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (Porpemda) Jawa Barat.

“Juara nanti selain mendapat piala dan sertifikat juga ada uang pembinaan. Khusus ASN, nantinya akan kita ikutsertakan sebagai perwakilan Kabupaten Bogor di Porpemda Jawa Barat,” jelasnya.

Tingginya antusiasme peserta membuat turnamen ini berpotensi menjadi agenda tahunan Pemkab Bogor. Namun, Arif menyebut hal tersebut masih akan melihat perkembangan ke depan.

Baca Juga: Bintang Biliar Dunia Ramaikan Indonesia International Open 2026 

“Alhamdulillah animonya cukup tinggi. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita laksanakan lagi,” katanya.

Arif juga menegaskan bahwa keikutsertaan instansi dalam turnamen ini tidak bersifat wajib. Panitia hanya mengimbau setiap instansi mengirimkan peserta sesuai kemampuan masing-masing.

“Tidak diwajibkan. Ada beberapa instansi yang memang tidak punya pemain, jadi tidak mengirimkan peserta,” tandasnya.