BOGOR, CEKLISSATU – Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, menjadi saksi sejarah baru bagi perkembangan sepak bola tujuh pemain di Indonesia. Seleksi pemain Timnas FA7 Indonesia untuk menghadapi ajang internasional IFA7 World Championship 2026 di Honduras, Amerika Tengah, resmi digelar selama dua hari, 14–15 Mei 2026.

Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dan Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan seleksi nasional tersebut.

Menurut Bambang, perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi energi besar bagi perkembangan FA7 Indonesia. Ia mengaku terharu karena awalnya pihaknya hanya berharap bisa menggunakan Stadion Mini Persikabo untuk seleksi pemain.

Baca Juga: Indonesia Siap Bersaing ke Piala Asia FIBA ​​2029 dari Grup C di Babak Pra-Kualifikasi

“Namun kami sangat kaget ketika Pak Bupati Bogor malah menyarankan agar seleksinya dilakukan di Stadion Pakansari. Kami tidak menyangka akan melakukan seleksi di Pakansari. Kami merasa bangga dengan dukungan Pak Rudy Susmanto selaku Bupati Bogor,” ujar Bambang, Kamis (14/5/2026).

Bambang menilai, penggunaan Stadion Pakansari bukan sekadar fasilitas pertandingan, tetapi akan menjadi tonggak awal sejarah FA7 Indonesia. Ia optimistis dari seleksi tersebut akan lahir pemain-pemain terbaik yang mampu membawa nama Indonesia bersaing di level dunia.