JAKARTA, CEKLISSATU -- Mantan Pelatih terbaik Copa Dji Sam Soe 2009, Muhammad Zein Alhadad, memberikan pujian terhadap Timnas U17 Indonesia yang berhasil mengalahkan Korea Selatan U17 dengan skor 1-0 dalam laga pembuka Piala Asia U17 2025, Jumat 4 April.
Kemenangan di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, disebutnya sebagai prestasi yang luar biasa mengingat Korea Selatan memiliki kualitas sepak bola yang lebih maju dibandingkan Indonesia.
"Korea Selatan itu sudah lebih maju sepak bolanya dibanding kita. Sangat jarang kita menang lawan mereka dan tentunya kemenangan ini patut disyukuri," ujar Alhadad yang akrab disapa Mamak.
Menurutnya, hasil positif ini membuka peluang besar bagi Garuda Muda untuk melaju ke babak berikutnya. Dua lawan selanjutnya di Grup C, yakni Yaman dan Afghanistan, dinilai memiliki kualitas di bawah Korea Selatan. Hal ini membuat kans Evandra Florasta cs untuk lolos semakin terbuka.
"Jika kita mampu menang atas Korea Selatan, ini tentunya menunjukkan kualitas kita yang pasti akan diperhitungkan oleh lawan-lawan berikutnya," tambahnya.
Mamak juga memberikan kredit khusus kepada Nova Arianto, pelatih Timnas U-17, yang dinilainya sukses meramu strategi tepat dalam pertandingan ini. Nova, yang pernah menjadi anak didiknya di Persebaya pada tahun 2003, dinilai menunjukkan tangan dinginnya dalam menangani tim.
"Semoga tangan dingin Nova ini terus berlanjut di pertandingan berikutnya," ujar mantan pemain Persebaya ini dengan penuh harapan. Meski Yaman merupakan negara leluhurnya, namun Mamak memberikan semangat untuk menghajar semua lawan yang menghadang langkah Indonesia U-17. "Ayo gaspol," ujar mantan pelatih Persija dan Deltras Sidoarjo.