JAKARTA, CEKLISSATU — LPDUK Kemenpora melalui Inaspro resmi meluncurkan Inaspro 3x3 Series, sebuah kompetisi bola basket 3x3 terintegrasi dalam kalender resmi FIBA (Federasi Bola Basket Internasional).
Dalam penyelenggaraan ini, Indonesia tak hanya menjadi tuan rumah FIBA 3x3 Challenger, tetapi juga FIBA 3x3 Women's Series dua ajang prestisius yang semakin mengukuhkan popularitas basket 3 lawan 3 di dunia.
Momen membanggakan ini ditandai dengan perolehan lisensi resmi sebagai penyelenggara kedua turnamen tersebut untuk empat tahun berturut-turut, mulai 2025 hingga 2028.
Kontrak kerja sama ini telah ditandatangani bersama FIBA pada FIBA 3x3 World Tour di Hong Kong, November 2024 lalu, menandai babak baru kiprah Indonesia dalam peta olahraga global.
Sebanyak 12 tim nasional dari berbagai negara akan bersaing di Women's Series, sementara 16 tim elite internasional akan bertarung di Challenger. Kedua ajang ini menawarkan persaingan berkelas dunia dengan atmosfer urban sport yang enerjik, kompetitif, dan penuh semangat, menghadirkan pengalaman tak terlupakan bagi para atlet dan penonton.
Pada kesempatan yang sama, Inaspro turut memperkenalkan logo resmi Inaspro 3x3 Jakarta 2025.
Logo ini dirancang untuk merepresentasikan semangat urban energy, streetball spirit, dan dinamika khas permainan basket 3x3.
Simbol “3” dan “3” yang berhadapan dan disatukan oleh huruf “X” di tengah melambangkan persilangan jalan (crossing path), sebagai metafora pertemuan, tantangan, serta kolaborasi di arena kompetisi.
Sentuhan grafiti mempertegas akar budaya jalanan cepat, ekspresif, inklusif yang menjadi jati diri basket 3x3 dunia.
Identitas visual ini akan menjadi tonggak baru dalam penyelenggaraan turnamen 3x3 di Indonesia, diawali dari Jakarta sebagai kota pembuka.