THAILAND, CEKLISSATU - Ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, keluar sebagai juara Thailand Masters 2025 usai mengalahkan wakil tuan rumah Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong lewat pertarungan tiga gim dengan skor 15-21, 21-13, dan 21-8 di Nimibutr Stadium, Minggu (2/2/2025).
Kendati mendapat perlawanan sengit di gim pertama, Lanny/Fadia berhasil menjaga keunggulannya dan mencapai interval gim pertama dengan skor 11-10 atas Kanlaha/Muenwong.
Usai istirahat kedua pasangan terus bermain sengit. Tapi Lanny/Fadia terlihat kehilangan fokus karena harus tertinggal 14-17 dari Kanlaha/Muenwong.
Lanny/Fadia mencoba bangkit untuk mengejak ketertinggalann. Tapi upaya mereka belum membuahkan hasil justru harus kalah 15-21 dari Kanlaha/Muenwong di gim pertama.
Di gim kedua, Lanny/Fadia langsung gaspol menekan habis ganda putri tuan rumah. Poin demi poin berhasil mereka curi hingga unggul 9-5 atas Kanlaha/Muenwong.
Menggunakan jeda, Lanny/Fadia terus memperlebar jarak keunggulannya menjadi 18-12. Hasilnya, mereka sukses merebut gim kedua dengan kemenangan 21-13 atas Kanlaha/Muenwong yang sekaligus memaksakan laga berlanjut ke gim ketiga.
Pada gim penentuan, Lanny/Fadia kembali mendominasi permainan hingga berhasil unggul telak di interval gim ketiga dengan skor 11-4.
Poin demi poin terus dicuri mereka hingga unggul telak 17-5. Hasil akhirnya, mereka berhasil merebut kemenangan di gim ketiga dengan skor telak 21-8.
"Alhamdulillah bersyukur banget, senang banget bisa kembali juara super 300 dengan pasangan yang berbeda," ujar Lanny.
"Di gim pertama kami terlalu mengikuti irama permainan lawan. Di gim kedua dan ketiga kami memaksa untuk mempercepat permainan dan kami terus menyemangati satu sama lain. Dari sana permainan kami membaik dan akhirnya bisa mengontrol permainan," tuturnya.
"Gelar ini saya persembahkan untuk almarhum papa saya," pungkas Lanny.
Sementara menurut Siti Fadia Silva Ramadhanti enam gim yang dimainkan terbayarkan dengan meraih gelar juara. "Hari ini full main enam gim tapi terbayarkan, terbalaskan karena bisa jadi juara di ganda putri. Sangat senang," ujarnya.
"Setelah ini di turnamen perorangan kami akan berpisah, saya akan kembali ke kak Apri (Apriyani Rahayu) tapi kami di ganda putri akan tetap memberikan yang terbaik siapapun pasangannya, kami selalu bertekad menyumbang prestasi untuk ganda putri Indonesia," paparnya.
"Juara ini untuk kak Nitya (Krishinda Maheswari) yang sudah melatih kami dari awal tahun," imbuh Fadia.