Baca Juga: KPK Bantah Isu Politisasi Terkait Pemeriksaan Anies Baswedan
Jakarta akan menyusul di antara kota-kota ikonik seperti Valencia, Mexico City, Miami, dan Monaco. Total ada 11 putaran dengan 17 balapan, memperlihatkan pertumbuhan yang terus menerus dalam popularitas Formula E.
"Salah satu aspek paling menarik dari balapan Formula E musim 2024/2025 adalah penggunaan mesin Gen 3 Evo terbaru. Teknologi ini memungkinkan mobil untuk berakselerasi dari 0 hingga 60 mph hanya dalam 1,82 detik. Kecepatan ini tidak hanya menyajikan pengalaman balap yang lebih dinamis, tetapi juga meningkatkan daya saing antara tim dan pengemudi," kata Bamsoet.
Ketua Komisi III DPR RI ke-7 dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini memaparkan, penyelenggaraan Formula E di Jakarta bukan hanya memberikan dampak positif bagi sektor olahraga, tetapi juga untuk perekonomian nasional.
Sekitar 100.000 pengunjung hadir dalam Jakarta Formula E di tahun 2022 dan 2023 yang menghasilkan pendapatan signifikan untuk sektor pariwisata, perhotelan, dan restoran.
Dengan demikian, Jakarta bisa mendapatkan manfaat dari segi ekonomi sekaligus menunjukkan komitmennya terhadap instalasi kendaraan listrik dan keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga: Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK Soal Formula E
"Dari segi lingkungan, Formula E menjadi simbol pergeseran menuju teknologi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Dengan terlibat dalam ajang ini, Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dan mempromosikan penggunaan kendaraan listrik. Selain, diharapkan dapat menjadi pendorong bagi para pemangku kepentingan untuk berinvestasi lebih dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia," pungkas Bamsoet.