BOGOR, CEKLISSATU.COM – Atlet PPOPM dan PASI Kabupaten Bogor unjuk gigi di Kejuaraan Nasional atau Kejurnas Atletik 2026 dengan menunjukkan performa apik.
Medali pertama Kabupaten Bogor di Kejurnas Atletik diraih oleh Muhammad Ayub dari nomor lari 1.500 meter putra. Rekan satu timnya, Dafa Dwi, turut naik podium dengan mengamankan medali perunggu pada nomor yang sama.
Tambahan dua medali tersebut membuat atlet PPOPM Kabupaten Bogor telah mengoleksi empat medali hingga hari kedua, terdiri dari dua emas, satu perak, dan satu perunggu.
Baca Juga: Gagal Raih Medali di Kejurnas Atletik Kadispora Akan Evaluasi PPOPM
Capaian tersebut diraih melalui perjuangan para atlet sejak hari pertama kompetisi yang berlangsung di Rawamangun, Jakarta.
Pada hari pertama Kejurnas Atletik , medali emas lebih dahulu dipersembahkan Shasya Agustien melalui nomor 400 meter U-20 putri. Sementara Muhammad Tofa menyumbangkan medali perak dari nomor 100 meter U-20 putra.
Memasuki hari kedua, Muhammad Ayub kemudian melanjutkan catatan positif tersebut. Ia tampil kuat di nomor 1.500 meter putra dan berhasil finis sebagai peraih medali emas.
Baca Juga: Atlet PPOPM Kabupaten Bogor Sabet Emas hingga Pecahkan Rekor Nasional
Tidak hanya Ayub, penampilan solid juga ditunjukkan Dafa Dwi. Ia berhasil mengamankan posisi ketiga dan membawa pulang medali perunggu untuk Kabupaten Bogor.
Kepala UPT PPOPM Kabupaten Bogor, Hendrik Sulihadi, mengapresiasi perjuangan para atlet yang mampu menjaga konsistensi penampilan di tengah persaingan Kejurnas Atletik.
“Alhamdulillah, pada hari kedua atletik kembali menambah satu medali emas dan satu perunggu. Tentunya kami sangat bersyukur dan mengapresiasi perjuangan Muhammad Ayub dan Dafa Dwi. Sampai hari kedua, total sudah dua emas, satu perak dan satu perunggu,” ujar Hendrik, Kamis (10/9/2026).
Menurut Hendrik, raihan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi atlet lainnya yang masih akan menjalani pertandingan.
Ia meminta para atlet tetap menjaga kondisi fisik, fokus menghadapi pertandingan dan tidak mudah puas dengan hasil yang telah diperoleh.
“Perjuangan belum selesai. Kami berharap atlet-atlet yang masih akan turun bertanding bisa tetap fokus, menjaga kondisi dan memberikan kemampuan terbaiknya. Mudah-mudahan masih ada tambahan medali untuk Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Baca Juga: Atlet PPOPM Jadi Tulang Punggung Kontingen Kabupaten Bogor di POPWILDA Jabar 2026
Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP. Ia turut memberikan apresiasi atas capaian yang ditorehkan atlet PPOPM.
Menurutnya, raihan medali pada dua hari awal Kejurnas menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet muda Kabupaten Bogor agar mampu bersaing di level nasional.
“Ini tentunya menjadi capaian yang membanggakan. Para atlet PPOPM Kabupaten Bogor telah menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan mampu menghasilkan atlet yang kompetitif dan berprestasi di tingkat nasional,” kata Asnan.
Baca Juga: 25 Atlet Terbaik PPOPM Kabupaten Bogor Diwisuda, Lulusan Disiapkan Jadi Generasi Penerus
Namun, Asnan mengingatkan agar prestasi tersebut tidak membuat para atlet berhenti berkembang.
Ia berharap hasil di Kejurnas Atletik 2026 dapat menjadi pengalaman sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas latihan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi.
“Kami ingin para atlet terus berkembang. Jangan cepat puas dengan hasil yang sudah diraih. Prestasi di Kejurnas ini harus menjadi motivasi untuk berlatih lebih keras dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.