JAKARTA, CEKLISSATU - Salah satu upaya Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) untuk mewujudkan ketahanan pangan dengan melakukan penanaman kacang kedelai.

Kepala Staf TNI AL (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, selain Banten, pihaknya juga akan melakukan uji coba penanaman kacang kedelai di Lampung dan satu lagi di Pasirangin Bogor.

Ali menambahkan, pemilihan penanaman kacang kedelai ini didasari karena Indonesia masih mengimpor kedelai.

Baca Juga: Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Tebar Bibit Ikan di Situ Plaza Cibinong

"Saat ini kita masih impor, dan untuk mewujudkan ketahanan pangan, sebagaimana visi Presiden  Prabowo, maka kita akan uji coba penanaman kacang kedelai," ucap dia, seperti dalam keterangannya, Jumat (9/5/2025).

"Jika program ini sukses, maka kita tidak perlu lagi mengimpor kacang kedelai," tambahnya.

Diketahui, sebelumnya telah dilakukan percontohan penanaman kacang kedelai untuk mewujudkan ketahahan pangan di  Desa Rancasanggal, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (8/5/2025).

Baca Juga: Wabup Bogor Jaro Ade: Ketahanan Pangan Prioritas Utama, Saluran Irigasi yang Rusak Segera Diperbaiki

Dalam percontohan penananam kedelai di Banten, secara simbolis berhasil memanen kacang kedelai jenis Migo AL.1-89. Sebanyak 4,4 ton kedelai telah ditanam sejak 7 Februari 2025 oleh TNI AL beserta kementerian/lembaga terkait.

Hal tersebut, jelas KSAL, menandakan bahwa program ketahanan pangan yang dicanangkan TNI AL di wilayah Lanal Banten tumbuh subur dan penanamannya berlangsung maksimal. 

Lebih lanjut, TNI AL juga telah menyiapkan strategi swasembada pangan komoditas kacang kedelai sampai tiga tahun ke depan.

Baca Juga: Luas Lahan Pertanian di Kabupaten Bogor 39.000 Hektar, Rudy Susmanto: Kami siap Sukseskan Ketahanan Pangan 

Adapun strategi yang diterapkan adalah penyiapan sarana produksi dengan menyediakan bibit unggul kedelai untuk meningkatkan hasil panen dan penggunaan pupuk organik agar tanaman tumbuh subur. 

TNI AL disebut terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk mendampingi petani dalam proses budi dayanya. 

Selain itu, TNI AL juga telah menyiapkan strategi optimalisasi lahan untuk meningkatkan produksi kedelai serta menerapkan sistem pasca-panen yang efisien untuk menjaga kualitas hasil panen.