BOGOR, CEKLISSATU - Wali Kota Bogor Dedie Rachim membuka secara resmi Bogor ICMI Islamic Festival (BiiF) 2025 di Mall Botani Square, Sabtu (8/3/2025).
Dalam kegiatan BiiF itu juga dilakukan penandatanganan kerja sama dalam menangani stunting oleh lintas agama.
Dalam kegiatan Biif yang berlangsung hingga 16 Maret 2025 mendatang itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membuka ruang dan kesempatan seluas-luasnya untuk bersinergi dan berkolaborasi, sekaligus diharapkan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut setiap tahun.
Baca Juga: Pemkot Bogor Dukung ICMI Islamic Festival Jadi Agenda Tahunan Setiap Ramadan
"Kami menyambut baik kegiatan ICMI Kota Bogor, dan ini ke depan juga akan menjadi salah satu Calendar of Events yang kita kolaborasikan dan kita laksanakan setiap tahun untuk terus berkiprah dalam kebaikan," ucap Dedie Rachim.
Sehingga, lanjut Dedie Rachim, ke depan Pemkot Bogor juga bisa dibersamai dalam melaksanakan kegiatan untuk memecahkan persoalan dan mencari solusi secara ilmiah atau keilmuan, salah satunya adalah mengenai persoalan sampah.
"Karena sampah ini ujung-ujungnya selalu menjadi penyebab banjir. Saya ingin mendorong pesan kepada ICMI, perguruan tinggi, dan tokoh lintas agama untuk memulai gerakan 'Bogor Bersih', sehingga tidak boleh ada lagi masyarakat di Kota Bogor yang membuang sampah sembarangan, ke sungai, saluran air, dan sebagainya," bebernya.
Baca Juga: Bogor ICMI Islamic Festival 2025 Resmi Dibuka, Luncurkan Gerakan Umat Beragama Peduli Stunting
Dengan kolaborasi semacam ini, diharapkan bisa mendapatkan solusi yang komprehensif, seperti halnya penanganan stunting yang saat ini juga melibatkan tokoh lintas agama dan perguruan tinggi.
Sementara itu, Ketua ICMI Kota Bogor, Arief Badrudin mengatakan, bahwa Gerakan Umat Beragama Peduli Stunting (Gema Stunting) merupakan fasilitator untuk menjelaskan mengenai pencegahan dan penanganan stunting, selain itu juga akan memberikan pembekalan.
"Karena kita tahu pemerintah memiliki banyak program yang menyasar berbagai kalangan. Namun, lintas agama belum tersentuh, sehingga kita inisiasi kegiatan ini," kata dia.
Baca Juga: Harus Gercep, Pemkab Bogor Bisa Gunakan Anggaran BTT untuk Pasar Leuwiliang
"Dengan berkoordinasi lintas agama, nantinya setiap tokoh agama akan menjadi fasilitator untuk menjelaskan mengenai pencegahan dan penanganan stunting. Kami juga akan memberikan pembekalan," tambahnya.
Mengenai ajakan Wali Kota Bogor Dedie Rachim untuk mengatasi sampah, ICMI pun siap untuk berkolaborasi dan bersinergi.
Sebab, kata dia, saat ini ICMI Kota Bogor juga memiliki lima program unggulan, di antaranya membahas penanganan dan pengelolaan sampah.
Baca Juga: ICMI Orda Bobar Menyatukan Misi Membangun Daerah Dengan Takwa dan Iptek
"Sehingga ke depan, sampah ini tidak lagi menumpuk di TPS, tetapi dikelola dengan teknologi. Saat ini, program ini masih dalam tahap pembahasan dan kajian," ujarnya.