BOGOR, CEKLISSATU -Kepolisian Sektor Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih menyelidiki kasus pencurian dan kekerasan yang terjadi di salah satu waralaba, di jalan rata Atang Sendjaja, Desa Rancabungur Kecamatan Rancabungur.


"Awal kejadian kepala toko hendak menutup tempat usahanya bersama kasir, yang sedang menghitung uang hasil penjualan, saat korban menutup rolling door tiba-tiba ada empat orang masuk dengan membawa senjata tajam," ungkap Kapolsek Rancabungur Iptu Hartono kepada wartawan, Senin 20 Februari 2023.


Hartono menjelaskan, tiga orang pelaku masuk dengan membawa senjata tajam jenis samurai dan satu rekannya berjaga di area parkir depan toko. 

Baca Juga : JMO Permudah Peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan Beragam Fitur dalam Satu Aplikasi


"Ketiganya mengancam dan menyuruh korban agar mengeluarkan semua uang yang berada di kasir dan brangkas," ucapnya.


Bahkan ia menambahkan pelaku sempat mengancam akan membacok jika tidak dituruti permintaannya.


"Karena korban merasa ketakutan, mereka menuruti perintah pelaku dan mengambil uang tunai dari meja kasir dan brankas kedalam tas," kata Hartono.


Selain mengambil uang tunai, para pelaku mengambil 2 (dua) unit Handphone milik korban dan beberapa slop rokok yang ada di etalase toko dekat meja kasir. 


"Dua korban disuruh ke ruang belakang atau gudang toko oleh pelaku, dan kemudian dikunci dari luar," kata dia.


Lebih lanjut ia menuturkan usai menggasak sejumlah uang para pelaku kabur dengan membawa barang curiannya.


"Kerugian materil yang dialami oleh pihak Indomaret sekitar Rp40 juta dan perkaranya sedang di tangani Polsek Rancabungur," katanya.