CIANJUR, CEKLISSATU - Puan Maharani Ketua DPR RI menyoroti  naiknya harga Gas Elpiji 3 Kg di Cianjur Jawa Barat, berdasarkan SK Bupati Cianjur Herman Suherman saat kunjungan kerja di Cianjur,Jawa Barat, Rabu, 01 Maret 2023.

"Nanti saya akan sampaikan ke pemerintah ya, karena DPR tugasnya mengawasi namun untuk teknis dilapangan itu eksekutif," ujarnya kepada awak media usai bertemu dengan 500 warga Cianjur yang mendapatkan sertifikat tanah program PTSL di jalan kiai Haji Abdullah bin Nuh, Kecamatan Cianjur Kota.

Sebelumnya Bupati Cianjur mengeluarkan SK Nomor : 541.11/KEP.20-PSDA.SETDA/2023. Tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Gas Bersubsidi dari Rp.16.500 menjadi Rp.19 ribu. 

Baca Juga : Istri Jerinx SID Keberatan Dilibatkan dalam Kasus Perceraian Aldila dan Indra Bekti 


Warga Cianjur Kecewa kenaikan tersebut dinilai tidak peka dengan kondisi warga paska gempa yang saat ini baru mulai bangkit. 


Warga menilai naiknya HET Gas 3 KG dari agen Rp. 16.500 menjadi Rp. 19 ribu tidak  sesuai dengan kondisi warga Cianjur yang  terpuruk paska gempa ditambah mahalnya harga sejumlah kebutuhan pokok akhir-akhir ini.


"Kita menuntut agar SK Bupati terkait dinaikannya HET Gas 3 Kg harus di cabut. 
Kalau naiknya itu dbagi tiga wilayah utara timur dan selatan kisaaran 10 persen dan paling rendah 5  persen. DI agen itu di Cianjur Selatan kalau ke pangkalan 21 ribu dari yang asalnya dari agen itu ke pangkalan itu 14 ribu dan dari pangkalan ke warung 16 ribu sekrang dari agen 19 ribu dari pangkalan ke warung 21 ribu," ujarnya. 


"Kondisi warga cianjur sekarang pemulihan dari awal kita covid 19 sekian lama, harga sembako naik, harga bbm naik dan belum lama gempa bumi sekarang masa harus ditimpa lagi dengan harga gas 3 kg naik yang notabene barang subsidi. Padahal pemerintah pusat masih menggelontorkan dana untuk subsidi ini, tapi kenapa pemkab cianjur malah justru menaikan. Kalau sampai SK kenaikan ini tidak dicabut berarti harga kan tetap naik sementara warga cianjur saat ini sedang kesusahan," ujar Hendra Malik ketua LSM Prabhu Indonesia Jaya.