BOGOR, CEKLISSATU - Perhelatan Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh (CGM) 2023 yang berlangsung di Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwangi pada Minggu, 5 Februari 2023 lalu diketahui menyumbang 2 ton lebih sampah.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Asep Faisal Rahman bahwa total sampah yang terkumpul pada kegiatan BSF-CGM sebanyak 2 ton lebih atau 2.425 kilogram.
Sampah yang terdiri dari sampah anorganik dan organik itu dikumpulkan oleh petugas setelah selesainya acara dari pukul 00.00 sampai dengan 03.00 WIB.
"Sampah yang terkumpul totalnya 2.425 kilogram terdiri dari sampah anorganik sebanyak 1.200 kilogram dan 1.225 kilogram sampah organik," ucapnya pada Selasa, 7 Februari 2023.
Baca Juga : Dosen Unpak Angkat Bicara Soal Bima Kampanyekan Dedie di CGM, Sebut Ada Pelanggaran Etika Politik
Untuk sampah organik, lanjut Asep, tidak dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, namun dimanfaatkan untuk diurai sebagai pakan maggot, sedangkan sampah anorganik diolah dengan kerja sama dengan Bank Sampah Induk Berbasis Aparatur (BASIBA) di lingkungan DLH.
"Yang (sampah anorganik) seperti plastik, botol plastik dan kardus ke Bank Sampah," ujarnya.
Di sisi lain, Kang Well sapaan karibnya mengaku ada sebanyak 100 petugas kebersihan dilibatkan dengan menurunkan 6 pikap, 1 truk kontainer, 1 truk swiper dan 3 motor sampah.
Selain itu, pihaknya juga menempatkan 6 drop box serta 13 gerobak dorong di 6 titik di sepanjang Jalan Suryakancana.
"Kami juga kerahkan petugas wanita untuk sosialisasi ke pedagang dan pengunjung untuk tidak buang sampah sembarangan," katanya.