BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Ketiadaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan sekolah SMKN 9 dan SMKN 13 di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, membuat para siswa harus ekstra hati-hati saat menyeberang jalan, Senin (16/3/2026).
Padatnya arus lalu lintas serta kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi dinilai membahayakan keselamatan para pelajar, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah, sehingga perlu adanya JPO.
Setiap hari para siswa terpaksa menyeberang langsung di jalan arteri dengan arus kendaraan yang ramai, dan di sekitar area sekolah tidak tersedia fasilitas penyeberangan yang memadai seperti JPO.
Baca Juga: Karatan dan Keropos, JPO di Jalan Soekarno Hatta Bandung Kondisinya Membahayakan
Sementara itu, JPO yang ada di sepanjang Jalan Soekarno Hatta berada cukup jauh dari kawasan sekolah, dan kondisinya juga dinilai kurang layak karena sudah berkarat.
Akibatnya, banyak pelajar memilih menyeberang langsung di jalan demi menghemat waktu.
Kondisi itu membuat para pelajar merasa was-was setiap kali menyeberang. Bahkan beberapa di antaranya mengaku pernah mengalami kejadian nyaris tertabrak kendaraan saat mencoba menyeberang di tengah padatnya lalu lintas.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Rizaldy Priambodo, menyebut pembangunan JPO di Jalan Soekarno Hatta merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Hal itu karena jalan tersebut termasuk dalam jalur nasional.
“Kami telah beberapa kali mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Pasalnya, di kawasan tersebut terdapat sejumlah sekolah dengan aktivitas pelajar yang cukup tinggi setiap harinya,” katanya.