KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU – Tawuran antar kelompok pemuda kembali terjadi di Desa Muhara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (07/06/2025) dini hari. Aksi bentrokan ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan menimbulkan keresahan di kalangan warga.
Seorang warga setempat berinisial S mengungkapkan bahwa suara petasan menjadi awal mula kepanikan. Warga pun mencoba mengusir kelompok penyerang dengan meneriakkan "maling" agar mereka mundur.
"Pas jam 3 pagi ada suara petasan, terus warga teriak maling supaya mereka yang nyerang takut," ujar S kepada wartawan.
Baca Juga: Polres Bogor Gagalkan Aksi Tawuran Sekelompok Remaja di Citeureup, Sita Sejumlah Sajam
Ia menambahkan, sejumlah pemuda setempat yang sedang nongkrong saat kejadian juga ikut membantu membubarkan kelompok penyerang. Dari keterangan warga sekitar, penyerang diduga berasal dari daerah Arteg, Nambo, dan Kamurang.
"Ada motor milik salah satu pelaku yang ketinggalan. Mungkin karena mereka kabur buru-buru, motornya ditinggal. Motor itu kemudian diamankan warga dan dibawa ke RW," tambahnya.
S mengaku sudah melapor ke nomor darurat sejak pukul 03.00 WIB, namun polisi baru datang setelah ia mendatangi langsung kantor Polsek Citeureup sekitar pukul 05.00 WIB.
"Lapor dari jam 3, tapi polisi belum datang juga. Akhirnya saya langsung ke Polsek. Setelah itu baru mereka datang ke lokasi," jelasnya.
Menurutnya, ini bukan kali pertama kejadian seperti ini terjadi. Tawuran sudah tiga kali pecah di wilayah tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Warga berharap ada peningkatan patroli dan langkah pencegahan dari pihak kepolisian.