JAKARTA, CEKLISSATU -- Polda Metro Jaya meminta masyarakat lebih waspada terhadap segala bentuk penipuan. Di antaranya penipuan berkedok donasi yang dilancarkan penjahat selama bulan suci.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi menyebutkan, modus penipuan berkedok donasi kerap terjadi Ketika Ramadan.

Para pelaku memanfaatkan Ramadan untuk mengeruk donasi dari para korban. Maka itu, polisi meminta masyarakat berhati-hati.

"Hati-hati modus penipuan, baik secara langsung maupun daring, termasuk penipuan berkedok donasi Ramadan,” ungkapnya kepada wartawan.

Baca Juga: Kuliner dan Kajian Ramadan, Bigland Bogor Hotel Suguhkan Pengalaman Iftar Berbeda

Ade Ary mengatakan, masyarakat tidak boleh tergiur dengan tawaran-tawaran yang tidak masuk akal. Sebab, selain donasi Ramadan, kejahatan siber berupa penipuan daring masih mungkin terjadi. 

Maka itu, masyarakat harus membentengi diri dari potensi tertipu oleh penjahat siber.

"Jangan mudah tergiur dengan tawaran yang tidak masuk akal, pastikan selalu memverifikasi informasi sebelum bertindak," tegasnya. 

Polda Metro Jaya mengajak seluruh masyarakat di Jakarta dan sekitarnya untuk menghadirkan suasana Ramadan yang kondusif, tertib, aman, dan tentram. 

Baca Juga: Sambut Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah, MUI Kabupaten Bogor Ajak Warga Pererat Ukhuwah Islamiyah

Semua itu diperlukan untuk kebaikan bersama. Sehingga masyarakat yang menjalankan puasa dapat beribadah dengan tenang.

Ade Ary meminta masyarakat tidak ragu melapor kepada petugas kepolisian bila melihat hal-hal mencurigakan. 

Laporan bisa disampaikan melalui sambungan telepon, kantor polisi, atau saluran-saluran lain seperti media sosial. 

Pihaknya yakin, kerja sama yang baik antara petugas kepolisian dan masyarakat dapat menjaga kamtibmas.