BOGOR, CEKLISSATU - Merek dalam sebuah industri bisnis, saat ini sangat diperlukan agar produk bisa dikenal masyarakat luas. Salah satunya, dengan melakukan branding melalui pembuatan label kemasan. 


Untuk itu, mahasiswa KKN Tematik Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) membantu re-branding Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sudah beroperasi selama 16 tahun di Desa Cimande Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor melalui program BRANI (re-Branding Inovasi).


Di rumah produksi ini, Pemilik Usaha Cacih menjual aneka makanan ringan seperti keripik singkong, keripik pisang, wajik hingga kue kembang goyang.

Baca Juga : Operasi Antik Lodaya, Polisi Amankan 42 Tersangka Narkoba 


Penanggung Jawab Program Muhammad Badri menyampaikan, bahwa program ini dirancang oleh kelompok KKN berdasarkan hasil observasi yang sebelumnya dilakukan di rumah produksi yang dimiliki oleh Cacih. 


 
"Sebelumnya kami sudah melakukan observasi ke lapangan dan ditemukan UMKM yang sudah beroperasi selama 16 tahun. Label kemasan yang sebelumnya itu berwarna hitam putih. Oleh karena itu kita buatkan lagi label yang lebih berwarna dan informatif agar lebih menarik. Selain itu kami juga buatkan banner yang dipasang di depan rumah produksi sebagai media promosi dan informasi produk," ungkapnya.


Badri berharap, jika BRANI ini dikemas dengan menarik dan lebih kekinian dapat membangun kembali identitas produk sehingga meningkatkan penjualan.


"Semoga BRANI bisa bermanfaat dalam jangka waktu panjang agar produk UMKM lebih dikenal oleh masyarakat dan harapannya bisa turut meningkatkan penjualan," pungkasnya. 


Di kesempatan yang sama, Cacih selaku pemilik usaha menyampaikan terima kasih dan kebahagiannya. 


"Terima kasih untuk mahasiswa KKN Universitas Djuanda karena sudah membuatkan saya label dan banner yang menarik sehingga produk saya bisa dikenal," ucapnya.