BOGOR, CEKLISSATU - Mycoplasma Pneumonia atau pneumonia misterius membuat heboh masyarakat. Namun, virus tersebut dipastikan belum ditemukan di Kabupaten Bogor.
Kepastian itu disampaikan Kabid
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Adang Mulyana.
"Sampai saat ini belum ada laporan kasus tersebut di Kabupaten Bogor," ungkapnya kepada wartawan, Kamis 7 Desember 2023.
Kendati demikian, dia meminta masyarakat untuk tetap waspada. Sebab menurutnya, virus tersebut memiliki gejala-gejala yang tidak asing.
Baca Juga : Gencarkan Gabus, Wujud Srikandi Cycloop Bebaskan Masyarakat Papua dari Buta Aksara
Secara umum, kata dia, virus ini memiliki gejala khas berupa batuk yang dapat memburuk yang bertahan hingga beberapa minggu bahkan bulan. Kemudian sakit tenggorokan, lemas (fatigue), demam, nyeri kepala dan dapat ditemukan efusi pleura atau eksaserbasi PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik).
Sementara Nuntuk gejala pada anak usia kurang dari 5 tahun yaitu bersin-bersin, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, mata berair dan muntah atau diare.
"Kami imbau tetap waspada dan jaga kesehatan," jelas Adang.
Sementara diketahui, virus tersebut saat ini tengah mewabah di Tiongkok Utara dengan mayoritas menyerang anak-anak. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada enam kasus yang pernah ditangani rumah sakit belum lama ini.
ERUL