KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Polres Bogor mengadakan giat Jumat Curhat dipimpin Kabag Ren Polres Bogor, Kompol Sri Marhaeni Rai, dihadiri berbagai perwakilan kepolisian dan masyarakat Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, di Ruang Mediasi Polres Bogor, Jumat (21/02/2025).
Dalam sesi curhat, warga Kecamatan Tanjungsari, menyampaikan keluhan dari warga bernama Sofian Syahrudin terkait proses pembuatan SIM, lantaran jarak Polres dari Tanjungsari sangat jauh.
"Apakah bisa dibantu dalam pembuatan SIM baru untuk bisa di lokasi Tanjungsari, tidak harus ke Polres Bogor," ucapnya.
Menjawab hal itu, Kabag Ren dan Kasi Humas menjawab bahwa dari pihak Lantas sudah melaksanakan program SIM keliling, dan bisa dipantau melalui media sosial untuk rutenya.
"Namun, untuk pembuatan SIM baru memang harus datang ke Polres Bogor. Yang mana proses pembuatan SIM baru harus dilengkapi dengan prosedur persyaratan kelayakan bagi masyarakat, apakah sudah layak untuk mengendarai kendaraan bermotor," tuturnya.
"Dengan melalui tahapan test kesehatan, uji test psikologi, dan uji test mengendarai kendaraan. Baik roda dua maupun roda empat sesuai SOP yang berlaku dalam peraturan UU Lalu Lintas," tambahnya.
Setelah melewati tahapan tersebut akan ada hasilnya, apakah layak menerima SIM.
Sementara itu, warga bernama Wijaya berprofesi sebagai security mengatakan, banyak pelaku tawuran para remaja bahkan anak di bawah umur yang minum minuman keras, setelah itu janjian untuk tawuran.
Baca Juga: 30 Orang Polki dan Enam Polwan Ikuti Tradisi Pembaretan Bintara Remaja Polres Bogor
Kabag Ren menjawab, pihaknya akan bekerja sama dengan Polsek serta mitra kepolisian lainnya untuk melakukan patroli ke daerah tersebut.
"Lalu kami akan mengimbau para siswa di setiap sekolah, nanti akan dibantu Sat Binmas Polres Bogor untuk pencegahan. Dan pencegahan lainnya kami usulkan razia mengecek handphone siswa secara berkala untuk memantau siswa," terangnya.
"Kami juga perlu sinergi bantuan masyarakat dalam penanganan anak-anak pelajar, remaja serta pemuda yang ada di wilayahnya untuk dipantau serta diawasi pergerakannya," tegasnya.
Sementara itu, KBO Reskrim menambahkan, pihaknya akan melakukan patroli cyber untuk mapping para pelajar yang hendak melakukan tawuran, dengan bekerjasama dengan stakeholder terkait guna keamanan wilayah Kabupaten Bogor.
Hadir dalam giat tersebut Kasi Humas Iptu Desi Triana, KBO Reskrim Iptu Dwi Wiyanto Sulistyono, Ka Spkt Ipda Mpu Sugema, dua warga Tanjungsari, Bhabinkamtibmas, Sat Binmas, dan Provost.