JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz, meminta PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menerapkan inovasi keselamatan secara menyeluruh di seluruh armada.

Menurut Aziz, Transjakarta telah melakukan sejumlah terobosan untuk meningkatkan keselamatan pelanggan.

Salah satunya adalah pemasangan kamera di dalam bus Transjakarta yang mampu mendeteksi kondisi pengemudi, termasuk saat sopir mengalami kelelahan atau mengantuk.

Baca Juga: P-11 Mampu Layani 6 hingga 8 Ribu Penumpang per Hari, Transjakarta Siap Perluas Kolaborasi dengan Pemkot Bogor

Ia menjelaskan, inovasi tersebut diketahui saat Komisi B melakukan kunjungan kerja ke PT Transjakarta beberapa waktu lalu. Langkah itu dinilai patut diapresiasi karena menjadi bagian dari upaya pencegahan kecelakaan.

Namun demikian, Aziz menilai, penerapan teknologi tersebut belum merata di seluruh armada.

Inovasi ini bagus, tetapi belum semua kendaraan dilengkapi perangkat tersebut. Karena itu, implementasinya perlu segera dimatangkan dan diterapkan di seluruh armada agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Aziz, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga: Pemkot Bogor dan Transjakarta Evaluasi P-11, Dedie Rachim Soroti Peluang Feeder dan Park and Ride

Ia juga mendorong Transjakarta untuk terus berbenah dengan memperkuat sistem pengawasan serta meningkatkan kualitas dan kesiapan pengemudi sebelum bertugas.

“Jika pengemudi dalam kondisi tidak siap, seharusnya tidak diperkenankan membawa kendaraan. Sistem kontrol harus diperkuat agar keselamatan penumpang benar-benar terjamin,” katanya.

Lebih lanjut, Aziz menyampaikan keprihatinannya atas kecelakaan tabrakan antarbus Transjakarta di Koridor 13 beberapa waktu lalu. Ia berharap, peristiwa tersebut menjadi momentum evaluasi dan pembenahan menyeluruh bagi BUMD transportasi tersebut.

Baca Juga: Bluebird Luncurkan Kendaraan Listrik di Bandung, Dishub Jawa Barat Sebut Siapkan Ekosistem Transportasi Ramah Lingkungan

“Saya sebagai anggota Komisi B merasa prihatin dan turut berduka atas terjadinya kecelakaan bus Transjakarta. Kami berharap kejadian ini menjadi perhatian serius agar ke depan tidak terulang kembali,” tandasnya.