Sejarah panjang yang dimiliki Kota Bogor dan Belanda salah satu simbol utamanya adalah Kebun Raya Bogor (KRB) yang didirikan pada tahun 1817 oleh Prof. Caspar Georg Carl Reinwardt.
KRB tidak hanya berfungsi sebagai pusat konservasi dan penelitian botani, tetapi juga sebagai destinasi wisata ilmiah yang mempererat hubungan akademis antara Indonesia dan Belanda.
Baca Juga: Reklame dan Billboard Tak Berizin Ditertibkan, Moratorium segera Diterapkan
Potensi KRB sebagai pusat penelitian dan kerja sama di bidang keanekaragaman hayati, khususnya dengan lembaga-lembaga di Belanda, diharapkan terus berkembang.
Sebagai informasi, Dedie A. Rachim turut mengajak H.E Marc Gerritsen melihat deretan foto para pemimpin Kota Bogor sejak dahulu hingga sekarang dan menjelaskan sedikit arsitektur Belanda pada Kantor Balai Kota Bogor.
Turut hadir, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Rudy Mashudi dan beberapa perwakilan perangkat daerah.