BOGOR, CEKLISSATU - Upaya pencegahan diare pada anak serta mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan alias stunting di Kota Bogor, Dinas Kesehatan (Dinkes) menyediakan vaksin Rotavirus (RV) yang diklaim aman dan efektif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan bahwa pemberian imunisasi RV sebagai upaya komprehensif pencegahan diare pada bayi. Untuk di Kota Bogor, target imunisasi RV akan diberikan ke 17 ribu lebih bayi mulai 15 Agustus 2023.

"Penyakit diare ini dapat menimbulkan masalah stunting pada anak sebab zat mikro yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh hilang karena infeksi diare yang berulang. Di Kota Bogor sendiri, kasus diare selama tahun 2022 sebanyak 685 kasus atau 6,4 persen," ucapnya pada Minggu, 13 Agustus 2023.

Baca Juga : UMB Turut Gelorakan  MHT Award 2023

Adapun pemberian imunisasi RV terhadap anak di Kota Bogor, sambungnya, akan diberikan sebanyak tiga dosis. Dosis pertama diperuntukan bagi bayi usia dua bulan, dosis kedua dan ketiga untuk bayi usia tiga bulan.

"Imunisasi RV akan dilakukan di 981 posyandu dan 25 puskesmas di Kota Bogor. Selain itu, vaksin rotavirus secara rutin dianalisi oleh Global Advisory Committee for Vaccine Safety (GACVS) dan vaksin menunjukkan tidak terdapat masalah keamanan yang serius," katanya 

Sementara itu, Retno menegaskan bahwa imunisasi atau suntikan ganda juga aman diberikan pada anak, sebab dapat melindungi anak, meningkatkan efisiensi, dan menyebabkan keseluruhan kunjungan vaksinasi lebih sedikit.

"Dengan mempertimbangkan tinggi beban penyakit diare dan telah ada beberapa studi tentang diare yang disebabkan oleh rotavirus serta rekomendasi dari WHO dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI), maka pemberian vaksin RV penting untuk bayi," katanya.