JAKARTA, CEKLISSATU - Memasuki bulan Oktober, wilayah Bogor dan sekitarnya kembali dihadapkan dengan musim penghujan.
Selain membawa kesejukan, musim penghujan juga sering kali meningkatkan risiko penyakit.
Hujan yang terjadi secara terus-menerus bisa memicu berbagai masalah kesehatan, terutama infeksi yang ditularkan melalui air atau udara.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem Hujan Disertai Angin Kencang Landa Kota Bogor, BPBD Lakukan Penanganan di 6 Titik Kejadian
Berikut beberapa penyakit umum yang sering muncul saat musim hujan dan langkah-langkah pencegahannya:
Demam berdarah adalah salah satu penyakit yang harus diwaspadai saat musim hujan. Genangan air yang tertinggal dari hujan bisa menjadi tempat berkembang biak bagi nyamuk Aedes aegypti, penyebab demam berdarah.
Pencegahan:
- Bersihkan tempat yang memungkinkan air menggenang, seperti talang air, ban bekas, dan pot bunga.
- Gunakan lotion anti-nyamuk atau kelambu saat tidur.
- Tanam tanaman pengusir nyamuk seperti serai atau lavender di sekitar rumah.
2. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
Perubahan suhu yang ekstrem antara panas dan dingin selama musim hujan dapat membuat tubuh rentan terkena ISPA. Gejala yang sering muncul adalah batuk, pilek, hingga sakit tenggorokan.
Pencegahan:
- Gunakan masker saat berada di luar ruangan atau keramaian.
- Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, seperti buah-buahan yang kaya akan vitamin C.
- Segera keringkan tubuh jika kehujanan dan hindari menggunakan pakaian basah terlalu lama.
Leptospirosis adalah penyakit yang ditularkan melalui kontak dengan air yang tercemar urine hewan, seperti tikus. Hujan lebat sering kali menyebabkan genangan air yang bisa menjadi media penyebaran leptospirosis.
Pencegahan:
- Hindari berjalan atau bermain di genangan air, terutama yang berada di kawasan rawan banjir.
- Jika harus beraktivitas di luar, gunakan sepatu atau pelindung kaki.
- Pastikan lingkungan rumah bebas dari sampah dan genangan yang bisa menarik tikus.
4. Diare dan Penyakit Pencernaan
Air hujan yang tercemar bisa merusak sumber air bersih, menyebabkan penyakit pencernaan seperti diare. Makanan yang tidak higienis juga bisa menjadi penyebab diare saat musim hujan.
Pencegahan:
- Pastikan air yang diminum sudah dimasak atau diolah dengan baik.
- Selalu cuci tangan sebelum makan dan setelah keluar dari kamar mandi.
- Jaga kebersihan makanan dan hindari makan di tempat yang kurang higienis.
5. Kutu Air
Kelembapan yang tinggi saat musim hujan dapat memicu timbulnya penyakit kulit seperti kutu air. Kondisi ini sering muncul akibat kaki yang terlalu lama terendam air atau lembab.
Pencegahan:
- Selalu keringkan kaki setelah kehujanan atau beraktivitas di tempat lembab.
- Gunakan sepatu atau sandal yang tahan air untuk melindungi kaki.
- Hindari mengenakan kaus kaki atau sepatu basah terlalu lama.
Tips Tambahan untuk Menjaga Kesehatan Saat Musim Hujan:
- Konsumsi suplemen vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
- Perbanyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi.
- Gunakan payung atau jas hujan saat keluar rumah untuk menghindari kehujanan.
- Jaga kebersihan rumah dengan membersihkan area yang rawan menjadi tempat berkembangnya kuman dan nyamuk.
Dengan memperhatikan beberapa tips di atas, diharapkan Anda dapat tetap sehat dan terlindungi dari berbagai penyakit selama musim hujan.
Tetap waspada, jaga kebersihan, dan selalu lindungi diri Anda dari bahaya yang mungkin muncul selama musim penghujan ini.
(Febrian Batara Aditya Rahman)