JAKARTA, CEKLISSATU - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Minggu, 24 Juli 2022, resmi menetapkan cacar monyet atau monkeypox sebagai darurat kesehatan global. Penetapan ini karena virus tersebut dianggap telah menyebar dengan cepat ke banyak negara.

"Saya telah memutuskan bahwa wabah cacar monyet global merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengutip keterangan WHO, Minggu 24 Juli 2022.

Menurut Tedros, sebulan yang lalu, telah diadakan Komite Darurat di bawah Peraturan Kesehatan Internasional untuk menilai apakah wabah cacar monyet multi-negara mewakili darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Pada pertemuan itu, berbagai pandangan berbeda diungkapkan, komite memutuskan dengan konsensus bahwa wabah itu tidak mewakili keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Baca Juga : Jadi Penyebaran Cacar Monyet, Pemerintah Spanyol Tutup Sauna Kaum Gay

Pada saat itu, 3.040 kasus cacar monyet telah dilaporkan ke WHO, dari 47 negara.

Namun, sejak saat itu, wabah terus berkembang dan sekarang ada lebih dari 16 ribu kasus yang dilaporkan dari 75 negara serta ada lima kematian.

Penetapan ini akhirnya keluar usai rapat kedua komite darurat WHO atas cacar monyet.

"Mengingat wabah yang berkembang, saya mengumpulkan komite pada hari Kamis minggu ini untuk meninjau data terbaru dan memberi saya saran yang sesuai. Saya berterima kasih kepada komite atas pertimbangannya yang cermat terhadap bukti, dan masalah," kata Tedros.

Tedros mengatakan penetapan ini akan membantu mempercepat pembuatan vaksin dan penerapan langkah-langkah untuk membatasi penyebaran virus.

WHO juga mengeluarkan rekomendasi yang diharapkan bisa mendorong banyak negara mengambil tindakan buat menghentikan penularan virus dan melindungi mereka yang paling berisiko terpapar.

"Ini adalah wabah yang dapat dihentikan dengan strategi tepat," kata dia.