CIANJUR,CEKLISSATU - Bantuan stimulan untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat sebesar Rp. 1 juta, yang digunakan untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) ditunda. Hal ini dilakukan, agar tidak tumpang tindih dengan bantuan Rp. 500 ribu perbulan.
Penundaan tersebut, karena masih adanya kajian terlebih dahulu dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Cianjur agar tidak adanya tumpang tindih.
“Kita pending dulu ya karena Akan dikaji dulu oleh Forkopimda, dikhawatirkan _overlaping_ dengan bantuan yang Rp500 ribu per bulan,” ujar Bupati Cianjur, Herman Suherman.
Namun, lanjut Herman bantuan tersebut bukan dibatalkan, namun masih dipending hanya sementara waktu hingga benar-benar hasil kajian dari Forkopimda telah selesai. Selain itu, kata Herman ada anggapan dari warga bantuan Rp1 juta dengan Rp500 ribu dirasa sama saja.
Baca Juga : Daftar Jadi Ketum PSSI, Erick Thohir Ingin Benahi "Tangan-tangan Kotor" di Sepakbola Indonesia
“Tidak dibatalkan tapi menunggu sementara waktu karena ada anggapan bantuan Rp. 1 juta dan Rp. 500 ribu itu sama saja,” ungkap Herman.
Masih kata Herman, dirinya akan menunggu hasil kajian Forkopimda dan mengikutinya hasil dari kajian tersebut.
Herman berharap dari hasil kajian tersebut bisa cepat selesai dan hasil yang baik bagi korban gempa Cianjur.