BOGOR, CEKLISSATU.COM – Rentetan gempa bumi yang terus mengguncang wilayah Bogor dan Sukabumi membuat warga di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terpaksa mendirikan tenda pengungsian.
Fenomena itu terungkap lewat siaran langsung akun TikTok @Ayi_Awan, Minggu (21/9/2025).
Dalam tayangannya, terlihat tenda-tenda darurat yang dipasang warga atas instruksi pemerintah desa setempat.
Baca Juga: Gempa Kembali Guncang Sukabumi dengan Kekuatan M 3,9, Terasa hingga ke Bogor dan Depok
"Pemerintah desa menghimbau, karena gempa terus dirasakan sampai hari ini," ujar moderator dalam siaran tersebut, menanggapi banjir komentar warganet.
Sebelumnya, BMKG mencatat gempa magnitudo 4,0 mengguncang wilayah timur laut Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (20/9/2025) pukul 23.47 WIB.
Gempa berada di koordinat 6.76 lintang selatan, 106.57 bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Baca Juga: Wilayah Bogor dan Sukabumi Diguncang Gempa Bumi Susulan Berulang Kali, Berikut Ini Rinciannya
Tak berhenti di situ, serangkaian gempa susulan juga terjadi. Di Sukabumi, gempa dengan kekuatan 2,3 hingga 3,8 magnitudo tercatat sejak pukul 00.00 hingga 01.59 WIB, Minggu dini hari.
Sementara itu, di wilayah Bogor, guncangan berkekuatan 2,2 hingga 3,8 magnitudo berulang kali terjadi sejak pukul 00.18 WIB.
BMKG menyebut gempa juga dirasakan hingga kawasan Palabuhanratu, Sukabumi. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, sehingga sejumlah keluarga di Leuwiliang memilih mengungsi sementara di tenda-tenda darurat.
Baca Juga: Gempa Berkekuatan Magnitudo 4.0 Guncang Bogor dan Sukabumi
Hingga pukul 16:37 Wib tadi, BMKG Jawa Barat mencatat ada 38 kali gempa susulan dengan M 3.8 yang terbesarnya dan M 1.9 terkecilnya.
Atas kejadian ini, BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap apa yang akan dan terjadi di wilayahnya.