BOGOR, CEKLISSATU -- Warga Kampung Ranji, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, mengaku kecewa terhadap PT Sari Enesis Indah. Perusahaan yang memproduksi minuman kemasan ini dinilai warga minim memberikan kontribusi terhadap lingkungan sekitar.

Meski telah tujuh tahun berdiri, warga Kampung Ranji mengaku tidak merasakan manfaat signifikan akan kehadiran PT Enesis di wilayahnya. Hal ini akibat masih banyaknya warga yang bermukim berdampingan dengan bangunan pabrik masih menganggur dan tak terserap berkerja di Enesis. 

"Kami merasakan tidak ada perhatian serius dari PT Enesis. Banyak warga dan pemuda di sini yang nganggur tapi tidak bisa masuk kerja di PT Enesis. Padahal perusahaan ini sudah hadir di sini selama tujuh tahun," ungkap Iswandoyo, salah satu tokoh masyarakat yang tinggal di Kampung Ranji RT 04/06, Senin (23/6/2025).

Menurut Iswandoyo, warga kerap berupaya melamar pekerjaan ke PT Enesis namun selalu mendapat jawaban tidak ada lowongan. "Padahal tenaga kerja dari luar wilayah desa banyak yang diterima. Kalau pun ada pribumi yang dipekerjakan sebatas harian lepas dan hanya beberapa bulan saja, setelah itu diberhentikan. Kalau ada pekerjaan lagi baru dipanggil lagi," ungkapnya.

Baca Juga: Begini Pesan Bupati Rudy Susmanto Usai Melantik 25 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bogor

Iswandoyo menegaskan, warga makin kesal lantaran Ketua RT, RW, hingga Pemerintah Desa tak dapat memberikan solusi terkait persoalan yang selama ini dihadapi warga Kampung Ranji dengan PT Enesis.

"Warga sudah jenuh dan kesal. Sementara aparat setempat baik RT, RW, maupun Pemerintah Desa seperti sudah tidak ada kepedulian terhadap warganya. Seharusnya ikut memperjuangkan agar warganya dapat masuk bekerja di PT Enesis," tandasnya.

(Acep Mulyana)