“Menurut laporan RW, ada kebocoran dari pipa PDAM. Besok saya akan berkoordinasi dengan pihak PDAM agar segera menurunkan tim untuk memeriksa, karena saluran drainase tertutup material longsoran sehingga airnya meluap dan membanjiri rumah warga,” jelasnya.
Lebih lanjut Dadang mengatakan, menurut laporan sementara yang ia terima ada sekitar 16 kepala keluarga (KK) yang terdampak longsor dan banjir tersebut. Dari jumlah itu, lima keluarga sudah mendapat tempat kontrakan sementara, sementara sisanya masih diupayakan oleh pihak kelurahan dan BPBD Kota Bogor.
“Tadi informasi ada sekitar 16 KK yang diungsikan, dan baru lima keluarga yang mendapat kontrakan sementara. Sisanya masih di upayakan bersama pihak kelurahan dan BPBD,” tuturnya.
Baca Juga: Angin Kencang dan Longsor Tutup Akses Jalan di Citeureup, Pohon Tumbang Timpa Mobil Kijang
Ia berharap penanganan bisa segera dilakukan agar tidak terjadi longsor susulan, mengingat sebagian warga masih menempati rumah mereka yang hanya terdampak banjir lintasan.
“Sebagian rumah masih layak dihuni karena hanya kotor akibat banjir, tapi yang terlalu dekat dengan titik longsor kami minta diungsikan dulu untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan,” tutur nya.