Dishub juga akan terus menerjunkan petugas selama masa adaptasi agar masyarakat terbiasa dengan pengaturan baru ini.
Dalam jangka panjang, pengoperasian traffic light bertujuan agar kawasan tidak lagi bergantung pada banyak personel di lapangan.
Meskipun masih ada sedikit keluhan dari sebagian masyarakat dan pedagang di sekitar lokasi, Bayu menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk kepentingan publik yang lebih luas.
“Kalau ada sedikit penyesuaian dari warga, khususnya pedagang, kami harap bisa memahami karena ini untuk kepentingan umum yang lebih besar,” ucapnya.
Bayu berharap dengan berfungsinya simpang Bappenda ini, kemacetan di Jalan Tegar Beriman dapat ditekan secara signifikan.
Ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran menuju pusat kegiatan masyarakat seperti Stadion Pakansari dan akses utama ke jalan tol.