Ia juga menyoroti kondisi jiwa nasionalisme generasi muda saat ini yang dinilainya masih sebatas seremonial dan belum diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak muda kita saat ini cenderung lebih menyukai budaya luar seperti K-Pop dibandingkan budaya sendiri. Melalui nobar ini, kami ingin membakar kembali semangat nasionalisme agar benar-benar diresapi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Handy Purnama