BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kota Bogor mulai merealisasikan proyek Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Galuga dan Kayumanis sebagai solusi penanganan sampah.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menyebut, proyek PSEL tersebut siap memasuki tahap groundbreaking pada Juni 2026 dan diharapkan mampu mengubah persoalan sampah menjadi sumber energi listrik bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya.
“Ini proyek strategis nasional yang merupakan bagian penting dari solusi kedaruratan sampah yang ada di Indonesia,” kata Dedie Rachim usai sosialisasi PSEL di Mako PWI Kota Bogor, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan PSEL akan dilaksanakan di dua lokasi, yakni wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Saat ini, kesiapan lahan disebut hampir rampung.
“Untuk Bogor Raya dan aglomerasi, kesiapan lahannya pada prinsipnya sudah 100 persen siap. Tinggal nanti groundbreaking yang direncanakan dilaksanakan pada akhir Juni 2026,” tuturnya.
Dedie juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar lokasi pembangunan di Galuga dan Kayumanis.
Baca Juga: Menteri LH Minta Daerah yang Melaksanakan PSEL Siapkan Pemilahan Sampah dari Hulu Secara Masif
“Ini bukan lagi konteks menggagas, tetapi kita akan segera membangun. Tantangannya memang cukup besar, namun insyaallah ini menjadi solusi terbaik bagi masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya,” katanya.
Selain pembangunan PSEL, Dedie mengungkapkan, kawasan Kayumanis juga akan menjadi lokasi sejumlah proyek infrastruktur lainnya, seperti pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala kota dan Jalan Tol BORR Seksi 3B.
“Pembangunan jalan ini akan berjalan bersamaan. Kita juga mempersiapkan IPAL skala kota dari anggaran pusat melalui Kementerian PUPR, kemudian pembangunan Jalan Tol BORR Seksi 3B, serta pembangunan PSEL Danantara. Jadi bukan hanya PSEL saja, tetapi ada jalan tol, IPAL, hingga FABA dalam satu kawasan. Semuanya bertujuan untuk kebaikan masyarakat Bogor dan sekitarnya,” pungkasnya.