BOGOR, CEKLISSATU – Kawasan Puncak Kabupaten Bogor masih menjadi destinasi favorit para wisatawan di Jawa Barat. Antrian kendaraan dari arah Jabodetabek mulai memadati kawasan berhawa sejuk ini sejak Kamis, 29 Mei 2025. Kepadatan arus lalu lintas diperkirakan akan terus terjadi hingga 1 Juni 2025.
Pantauan pada Jumat, 30 Mei 2025 jumlah kendaraan yang memasuki kawasan Puncak sebanyak 5.500 unit baik roda empat dan roda dua. Menurut Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, rekayasa lalu lintas di kawasan Puncak dimulai lebih awal yaitu sejak Rabu sore, 28 Mei 2025, dan berlanjut hingga Minggu malam, 1 Juni 2025.
Jika tak ingin terjebak macet di kawasan Puncak, berikut ini beberapa panduan bagi para pengguna kendaraan:
Jadwal Buka Tutup Puncak (One Way)
Pukul 08.00 hingga 12.00 WIB: Buka hanya untuk arah ke Puncak. Arah ke Jakarta dan Ciawi ditutup. Ada pengalihan untuk kendaraan yang mengarah ke bawah.
Baca Juga: Puluhan Pedagang Liar di Puncak Kembali Digaruk Satpol PP
Pukul 13.00 hingga 16.00 WIB: Buka untuk arah Jakarta dan Ciawi saja. Jalur menuju Puncak ditutup, dengan pengalihan kendaraan.
Meski begitu, tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian tambahan jika melihat situasi dan kondisi. Tentunya dengan mempertimbangkan volume kendaraan yang ada.
Sistem Ganjil Genap (Gage)
Berikut adalah jadwal pelaksanaan sistem ganjil genap selama periode libur:
Rabu, 28 Mei 2025 (sore hari): Ganjil (plat ganjil).
Kamis, 29 Mei 2025: Ganjil (plat ganjil).
Jumat, 30 Mei 2025: Genap (plat genap).
Sabtu, 31 Mei 2025: Ganjil (plat ganjil).
Minggu, 1 Juni 2025: Genap (plat genap).
Aturan ini mulai dilaksanakan sejak Rabu sore pukul 14. 00 WIB dan berakhir pada Minggu tengah malam pukul 00. 00 WIB. Lokasi untuk pengecekan akan meliputi: Pintu masuk serta area sekitar Exit GT Tol Ciawi Km 46+500. Simpang Gadog. Jalan Ciawi, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Libur Panjang, Wisatawan Mulai Padati Kawasan Puncak Bogor, Puncak Arus Kepadatan Diprediksi Sabtu
Rute dari Simpang Gadog sampai ke Simpang Empat Tugu Lampu Gentur, Kabupaten Cianjur. Jika kendaraan Anda tidak memenuhi persyaratan, petugas berhak meminta Anda untuk kembali. Maka dari itu, pastikan nomor plat kendaraan Anda sesuai dengan tanggal keberangkatan agar tidak menghadapi kendala selama perjalanan.
Jalur Alternatif Menuju Puncak
Pengguna kendaraan dapat memilih opsi alternatif menuju Puncak agar tak terjebak macet saat diberlakukan rekayasa arus lalu lintas. Berikut beberapa jalur yang bisa dilintasi jika sedang ada pengaturan lalu lintas.
1. Jalur Sentul – Babakan Madang – Megamendung (Lingkar Utara)
Dari Jakarta dan Depok, bisa keluar melalui pintu tol Sentul Selatan. Kemudian ambil rute menuju Babakan Madang atau Perumahan Bukit Pelangi (Rainbow Hill). Kemudian menyusuri Jalan Gunung Geulis-Pasir Angin dan akan tiba di Jembatan Gadog, Megamendung. Selanjutnya, bisa berbelok ke kanan menuju di Vimala Hills di Simpang Gadog. Dari sini bisa lanjut ke kawasan Lingkar Selatan melalui jalan alternatif Cikopo Selatan.
2. Jalur Ciawi-Bendungan-Cikopo Selatan (Lingkar Selatan)
Dari arah Jabodetabek, Bogor, dan Ciawi keluar pintu tol Jagorawi di Simpang Ciawi atau dari arah Kota Bogor melalui Tajur terus menyusuri Jalan Moch Toha sampai Jembatan Ciasin (Bendungan-Ciawi). Kemudian berbelok ke kanan, lurus hingga Simpang Sukabirus (Jalan Cikopo Selatan, Megamendung). Kemudian berbelok ke kanan menuju arah Pasar Pasir Muncang, Desa Sukagalih, dan Desa Kuta. Di titik Kampung Cidokom Desa Citeko, selanjutnya bisa berbelok ke arah Lembah Nyiur, ke Pasar Cisarua, ke Citeko, atau ke arah Taman Safari.
Baca Juga: Forum UMKM Cisarua Ajak Pedagang Puncak Bersinergi Demi Usaha Berkelanjutan
2. Jalur Cileungsi – Jonggol – Cariu
Dari arah Jabodetabek melintas Jalan Tol Jagorawi dan keluar pintu tol Cibubur. Terus menyusuri jalur Transyogi Cibubur-Gunung Putri-Cileungsi-Jonggol-hingga Cariu dan Tanjungsari menuju wilayah Cianjur.
3. Jalur Katulampa
Dari Cibinong atau Bogor bisa pula memilih jalur Jalan Katulampa. Dari jalan Raya Bogor-Jakarta keluar di Pasar Ciluar atau di Simpang Pomad. Di Cimahpar bisa melintasi jalur R3 berakhir di Katulampa atau via jalur Summarecon. Dari Katulampa bisa melintasi jalur R2 ke Pasar Ciawi atau R4 ke Pasir Angin (Jembatan Gadog).
4. Jalur Cinangka
Dari arah Sentul (Gunung Geulis), tepatnya di Pasir Angin (sebelum Café Kolecer) berbelok ke kiri menyusuri jalur Jalan Cinangka melintasi Desa Cipayung. Jalur ini punya banyak tanjakan dan tikungan tajam hingga berujung di Simpang Megamendung atau Cilember Cisarua.
(Acep Mulyana)