KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Belum lama ini beredar sebuah video viral seorang perempuan menyampaikan keluhannya terhadap pelayanan di Puskesmas Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Di antaranya, puskesmas tersebut diduga tutup lebih awal dari jadwal yang seharusnya.
Menanggapi adanya keluhan warga terhadap pelayanan di Puskesmas Puraseda, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Irman Gafur mengaku sedang menelusuri hal tersebut.
"Siap sudah, sudah diterima, lagi ditelusuri," ungkap Irman Gafur singkat saat dikonfirmasi ceklissatu.com, Jumat, (27/06/2025).
Sementara itu, setelah ditelusuri oleh awak media, diketahui perempuan yang tampak emosi dan memarahi petugas lantaran pelayanan puskesmas ditutup sebelum waktu pelayanan berakhir diketahui bernama Nining. Seorang aktivis sosial dari Masyarakat Pejuang Bogor (MPB).
Baca Juga: Diduga Tutup Lebih Awal, Pelayanan Puskesmas Puraseda Dikeluhkan Warga
Nining mengaku, datang ke Puskesmas Puraseda pada Kamis (26/06/2025) sekitar pukul 15.00 WIB bersama anggota keluarganya untuk berobat sakit gigi. Namun, setibanya di lokasi, pintu puskesmas sudah tertutup rapat dengan rantai dan gembok.
“Saya datang ke puskesmas Puraseda pada Kamis siang, waktu itu jam 15.00 WIB. Padahal belum lewat jam tiga, tapi pintunya sudah digembok. Saya kesal, pelayanannya tidak maksimal,” ucap Nining kepada wartawan.
Tidak hanya Nining, keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, salah satunya Lusi. Ia menilai pelayanan Puskesmas Puraseda kerap kali mengecewakan dan tidak profesional.
Baca Juga: Tebing di Ciateul Puraseda Longsor, Hindari Longsor Susulan Warga Diminta Mengungsi Sementara
“Aku pernah ke sana, sering tutup lebih awal. Padahal di dalam masih banyak pegawai, malah pada main HP saja,” ujar Lusi kesal. (DIDIN KHAERUDIN)