BOGOR, CEKLISSATU.COM – Pengamat politik Yusfitriadi menilai satu tahun awal kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi ditandai dengan respons cepat, keterbukaan informasi publik, serta langkah konkret menuju pemerataan pembangunan wilayah.

“Tidak boleh melihat berbagai macam keluhan masyarakat, dia datang, langsung dia bereskan, sehingga saya ngomongnya bupati dan wakil bupati saat ini setahun satset, karena begitu cepat responnya,” ujar Yusfitriadi, Rabu (21/1/2026).

Ia juga menyoroti aspek transparansi yang dinilai cukup kuat, terutama melalui pemanfaatan media sosial sebagai pusat informasi publik oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Kejaksaan Negeri Kota Bogor Bersama BPJS Ketenagakerjaan Capai Pemulihan Keuangan Negara Rp8,4 Miliar Tahun 2025

Yusfitriadi menyebut keterbukaan ini memberi ruang bagi masyarakat untuk memantau langsung aktivitas pemerintah daerah.

“Minimal keterbukaan informasi aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh Pemkab Bogor, masyarakat bisa melihat melalui akun itu,” ucap dia.

Di sisi lain, Ia menilai pemerataan pembangunan wilyah mulai terlihat dan sulit dibantah, terutama melalui kebijakan kepada wilayah pinggiran.

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegas, Kepentingan Masyarakat Diutamakan dalam Polemik Sampah Tangsel

“Kemudian saya melihat pemerataan pembangunan yang saya pikir bagi saya tidak terbantahkan,” katanya.

Ia mencontohkan pembenahan Jalan Malasari di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor–Sukabumi yang selama ini jarang tersentuh pembangunan.

Menurutnya, kepemimpinan saat ini juga mulai membuka fakta kondisi wilayah-wilayah yang sebelumnya jarang tereksposke publik.

Baca Juga: Yusfitriadi Beberkan Enam Alasan Pilkada Melalui DPRD Harus Ditolak, Ini Rinciannya

Yusfitriadi juga menilai pemerintahan Rudy Susmanto-Jaro Ade telah memperjelas arah pemekaran wilayah, khususnya di Bogor Barat.

Selain itu, ia menyoroti rencana pengalokasian anggaran infrastruktur yang signifikan untuk wilayah barat dan timur Kabupaten Bogor.

“Indikatornya juga pembangunan Rp300 miliar tahun 2026 digelontorkan untuk pembangunan infrastruktur di kecamatan-kecamatan Bogor Barat, begitupun dengan Timur,” kata dia.