BOGOR, CEKLISSATU.COM – Video viral yang menampilkan Sekdes Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Ahmad Saepi Wahyu, menyatakan mundur dari jabatannya menghebohkan publik pada Minggu (5/10/2025).
Dalam rekaman berdurasi 1 menit 10 detik tersebut, Sekdes Cimulang, Saepi terlihat mencopot tanda jabatannya setelah mengucapkan permintaan maaf.
Dalam video yang beredar, pria tersebut memperkenalkan diri sebagai Ahmad Saepi Wahyu, dan secara terbuka menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Sekdes Cimulang.
Baca Juga: Pasca Banjir, Pemerintah dan Warga Lakukan Pengerukan Sungai Cibeteung di Rancabungur
Video itu direkam secara sederhana, memperlihatkan sosok Saepi duduk santai dengan pakaian dinas lengkap sambil berbicara di depan kamera.
Di akhir video, Saepi tampak membuka kancing baju dinasnya dan mencopot pin nama serta tanda jabatan di dada kirinya juga kanan, setelah mengucapkan permohonan maaf kepada warga Desa Cimulang.
“Saya Ahmad Saepi Wahyu, yang sekarang menjabat Sekretaris Desa Cimulang. Bahwa mulai hari ini, jam ini, detik ini, minggu ini, saya mengundurkan diri dari jabatan saya,” ucapnya dalam video yang dilihat ceklissatu.com.
Dalam pernyataannya, Saepi juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Desa Cimulang atas segala kekhilafan selama dirinya menjabat.
“Adapun semasa saya menjabat Sekdes Cimulang dari tahun ke tahun, mungkin bahkan memang ada dari ucapan, tingkah laku, perbuatan saya yang menyinggung atau menyakiti hati warga masyarakat Desa Cimulang. Saya memohon maaf atas nama pribadi kepada seluruh warga masyarakat Desa Cimulang, dan mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” lanjutnya.
Meski menyatakan mundur, Saepi menegaskan, bahwa tanggung jawab terhadap penanganan dampak bencana banjir yang sempat terjadi beberapa waktu lalu masih akan ia jalankan.
Baca Juga: Bantu Warga Terdampak Banjir di Batarsari Rancabungur, Dokkes Polres Bogor Lakukan Bhakti Kesehatan
“Adapun tanggung jawab saya terhadap korban bencana banjir itu masih tetap tanggung jawab saya penuh. Insya Allah, doakan saya agar bisa menjalankan semuanya,” ujar Saepi menutup pernyataannya.
Video tersebut menyebar luas melalui grup WhatsApp warga, akun media sosial lokal, hingga komunitas masyarakat Cimulang. Banyak warga mempertanyakan keabsahan video dan alasan pengunduran diri mendadak tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala Desa Cimulang, Cecep Hidayat, mengaku belum melihat langsung video tersebut, namun membenarkan bahwa Ahmad Sepi Wahyu masih beraktivitas seperti biasa di kantor desa.
“Saya belum melihat video tersebut secara langsung, dan yang bersangkutan masih aktif beraktivitas seperti biasa di kantor desa. Namun jika memang benar beliau ingin mengundurkan diri, itu merupakan hak pribadi staf desa,” ujar Cecep saat dikonfirmasi.
Cecep menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap kebenaran video yang beredar untuk menghindari kesalahpahaman publik.
“Kami akan cek dulu kebenarannya. Kalau benar beliau menyatakan mundur, tentu ada mekanisme administrasi yang harus dilalui, sampai sekarang kami belum menerima surat pengunduran diri secara resmi” tutupnya.