BOGOR, CEKLISSATU.COM - Kelurahan Kedung Badak, Kota Bogor, menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng kepada 1.892 keluarga penerima manfaat (KPM) pada Senin (19/4/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program bantuan pangan pemerintah untuk periode Februari–Maret 2026 yang menyasar warga terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Kasi Kesejahteraan Masyarakat (Kemas) Kelurahan Kedung Badak, Tri Nurwandari menjelaskan, penerima bantuan merupakan warga yang telah memenuhi persyaratan administratif dan masuk dalam kategori desil 1 hingga 4.
“Persyaratannya warga Kedung Badak yang memiliki KTP dan KK serta terdaftar dalam DTKS. Bantuan juga bisa diwakilkan, selama masih warga Kedung Badak,” ujarnya di lokasi pembagian bantuan sosial di halman Kantor Kelurahan Kedungbadak.
Baca Juga: Hadirkan Program Pulang Kampung, Pengunjung Kebun Raya Bogor Meningkat 30 Persen.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan penyaluran.
“Untuk tahap Februari–Maret, setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” jelasnya.
Secara keseluruhan, bantuan disalurkan kepada 1.892 KPM, dengan masing-masing penerima mendapatkan satu paket bantuan.
“Totalnya 1.892 KPM. Satu orang dalam satu kartu keluarga menerima bantuan tersebut,” katanya.
Terkait data penerima, pihak kelurahan menegaskan bahwa seluruhnya telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial dan didukung data cadangan dari Bulog untuk mengantisipasi perubahan penerima.
“Data penerima sudah ditetapkan dari Kemensos. Jika ada penerima yang pindah atau meninggal dunia, maka akan digantikan dari data cadangan yang disiapkan Bulog,” tambahnya.
Ia juga memastikan bahwa bantuan ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu sesuai kategori desil 1 hingga 4.
“Seluruh penerima merupakan warga dalam kategori desil 1 sampai 4,” tegasnya.
Adapun untuk penyaluran minyak goreng, jumlah yang diberikan disesuaikan dengan periode bantuan.
“Per bulan, bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. Karena ini untuk dua bulan, maka totalnya menjadi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” tutupnya.