"Tanpa adanya sekat, kita semua nonton bareng dengan semua warga, duduk berkumpul dan melihat pertandingan laga final Piala Dunia ini. Terbukti bahwa Pemkot Bogor, DPRD Kota Bogor dan unsur forkopimda, lintas komunitas, para aktivis, para wartawan, semuanya berbaur bersama-sama disini. Sukses untuk pelaksanaan nobar dan semoga ini jadi spirit untuk terus membangun kebersamaan dengan kolaborasi dan sinergi," jelasnya.
Sementara, Ketua panitia nobar Dedy Sumarna mengungkapkan nobar berjalan dengan lancar dan kondusif, semua warga yang hadir menonton pertandingan antusias penuh kenyamanan. Bahkan hingga pertandingan usai, warga membubarkan diri dengan tertib.
"Alhamdulilah pelaksanaan nobar berjalan dengan lancar dan kondusif. Kami ucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berpartisipasi dan membantu acara ini hingga berjalan dengan sukses," ungkapnya.
Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional 2026, Jenal Mutaqin Ajak Anak Yatim dan Difabel Nobar Film Inspiratif
Ketua KONI Kota Bogor ini menyebut, jumlah warga yang menonton diperkirakan mencapai 5.000 orang.
"Jadi banyak warga yang datang nobar kesini bukan saja dari wilayah Kota Bogor, tetapi warga dari Kabupaten Bogor, semuanya bergabung disini. Kita bersilaturahmi dan nonton bersama. Nobar juga dimeriahkan dengan pembagian 1.500 kupon doorprize dan 200 hadiah yang dibagikan ke warga. Juga ada 500 kupon makanan gratis bagi warga untuk memilih 10 stand UMKM kuliner khas Bogor secara gratis. Acara ini kesuksesan bersama dan tentunya inipun jadi catatan sejarah, Balaikota Bogor dijadikan nobar final piala Dunia yang dihadiri ribuan masyarakat," tandasnya.
Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi menambahkan, nobar ini bukan hanya soal bola, tapi soal menyatukan energi dan harmoni seluruh unsur elemen, lintas komunitas yang ada di Kota Bogor. Ketika semuanya kompak, terbukti ketika menggelar acara akan berjalan sukses dan lancar.