BOGOR, CEKLISSATU– Semangat persatuan dan kebangkitan mewarnai peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Dalam pembukaan Ka Bogor Fest sekaligus soft opening Skybridge di kawasan Cibinong, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh elemen masyarakat bergandengan tangan membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju, adil, aman, dan makmur.
Rudy menyampaikan bahwa perjalanan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ade Ruhandi masih penuh tantangan. Ia mengakui masih banyak persoalan sosial yang harus diselesaikan di Kabupaten Bogor yang dikenal sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.
“Kami mohon maaf belum bisa membahagiakan semua pihak, belum bisa menyenangkan semua kelompok dan semua golongan,” ujar Rudy.
Baca Juga: Bantuan Hewan Kurban Presiden Prabowo di Masjid Raya Nurul Wathon
Meski demikian, Rudy menegaskan optimismenya bahwa Bogor harus terus bergerak maju. Ia menyebut masih adanya masyarakat kurang mampu, persoalan stunting, hingga anak-anak putus sekolah menjadi pekerjaan rumah besar yang harus ditangani bersama.
“Kami sadar masih ada masyarakat kurang mampu, masih ada stunting, masih ada anak-anak putus sekolah. Tapi Bogor harus terbangun, Bogor harus bangkit,” tegasnya.
Menurut Rudy, pembangunan Kabupaten Bogor tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata. Pemerintah daerah kini berupaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia secara merata dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri hingga instansi vertikal lainnya.
Pemerataan pembangunan, lanjut Rudy, menjadi fokus utama agar seluruh wilayah Bogor dapat merasakan kemajuan yang sama, baik di wilayah utara, selatan, barat maupun timur.
Dalam momentum HJB ke-544 ini, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengambil langkah simbolis dengan menggelar puncak perayaan di wilayah barat Bogor, tepatnya di Kecamatan Panggung yang disebut sebagai lokasi awal berdirinya Pemerintah Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Wali Kota Bogor Lepas Ratusan Peserta HJB Run 2026, Dedie A Rachim: Ini harus Jadi Tradisi
Rudy menilai kawasan bersejarah tersebut layak mendapatkan perhatian lebih besar karena hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama di sektor pendidikan dan infrastruktur jalan.
“Kita ingin tempat momentum berdirinya Pemerintah Kabupaten Bogor kondisinya harus lebih maju. Tapi faktanya dari sisi pendidikan dan infrastruktur jalan masih tertinggal,” katanya.
Melalui peringatan HJB ke-544, Rudy berharap semangat kebersamaan dan pemerataan pembangunan dapat menjadi energi baru untuk membawa Kabupaten Bogor semakin berkembang dan mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan.