Selain rekayasa lalin, kata Wikha, petugas juga akan ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali.
Lalu, Polres Bogor juga menyiapkan personel untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, kerumunan besar, hingga risiko bencana alam selama libur panjang.
“Personel gabungan siap siaga untuk mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk tindak kriminalitas dan potensi bencana,” jelasnya.
Kapolres juga mengajak warga Kabupaten Bogor maupun wisatawan untuk turut menjaga keamanan selama perayaan akhir tahun.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” jelas dia.
Ia berharap momen Nataru kali ini dapat menjadi ajang memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.